131 Penerima Manfaat di Kota Pariaman Terima Bansos Program Atensi dari Kemensos

oleh -
Wali Kota Pariaman, Genius Umar serahkan bantuan sosial atensi dari Kemensos. [humas]

PARIAMAN, SR – Sebanyak 131 penerima manfaat di Kota Pariaman menerima Bantuan Bosial (Bansos) program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial melalui Balai Rehabilitasi Sosial Tan Miyat Bekasi.

Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman, Genius Umar saat menyerahkan secara simbolis Bansos program Atensi dari Kementerian Sosial di Pandopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Jumat (29/10).

Wako Pariaman, Genius Umar mengatakan sebelumnya Kementerian Sosial melalui Balai Rehabilitasi Sosial Tan Miyat Bekasi telah mendata warga Kota Pariaman yang perlu perhatian secara sosial maupun kesejahteraan sosial.

Baca Juga: Hari Ini Diumumkan, Simak Cara Cek Hasil SKD CPNS dan PPPK Non Guru 2021

“Alhamdulillah hari ini bisa disalurkan kepada masyarakat Kota Pariaman. Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dalam mencukupi asupan kebutuhan pokok,” ulasnya.

Ia juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kementerian Sosial kepada masyarakat Kota Pariaman.

“Mudahan-mudahan bantuan yang diberikan dari Kementerian Sosial dan Pemerintah Kota Pariaman bisa bermanfaat bagi kita semua, dan semoga dengan bantuan ini seluruhnya sejahtera,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pariaman, Muharman menyampaikan bantuan ini sebelumnya sudah dilakukan pengajuan data, verifikasi dan validasi sejak beberapa bulan yang lalu. Dan telah dilakukan assesmen langsung oleh pekerja sosial Tan miyat Bekasi.

“Yang menerima Bansos tersebut diantaranya kelompok disabilitas (disabilitas mental, daksa dan ganda), anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19 dan lansia miskin,” jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa tahun 2021 sebanyak 131 penerima manfaat menerima Bansos berupa kebutuhan pokok (sandang, pangan dan gizi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.