Agam Dilanda Galodo, Akses Jalan Lumpuh, Puluhan Warga Mengungsi

oleh -
Banjir bandang di Agam membawa material lumpur dan bebatuan menimbun sebuah mesjid. Foto: Dok BPBD Agam

AGAM, SR–Tingginya curah hujan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) sejak dua hari terakhir, mengakibat terjadinya banjir bandang (galodo) dan longsor di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya dan wilayah sekitarnya.

Kalaksa BPBD Agam, M. Luthfi menyebutkan, banjir bandang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, sejak hujan deras turun, Rabu (20/11) pukul 16.30 WIB hingga malam. Akibatnya, sebanyak 49 jiwa dengan 14 kepala keluarga terdampak bencana itu terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Banjir bandang membawa material lumpur dan bebatuan, sehingga akses jalan sepanjang 200 meter di daerah itu tertutup dengan ketinggian 3-5 meter. Sebanyak 11 rumah, empat di antaranya rusak berat, serta dua masjid, dan fasilitas umum lainnya juga dilanda material lumpur, akibat derasnya arus banjir.

“Banjir yang mengangkut material itu semalam, menghanyutkan dua rumah kayu, milik Ermawati dan Ema yang dihuni lima jiwa. Lumpur masuk ke rumah warga, termasuk ke pipa air bersih yang berada di lokasi. Empat rumah rusak berat. Sekarang warga terpaksa ke rumah saudaranya yang lain lebih aman dulu,” kata M. Luthfi, Kamis (21/11) di Padang.

Baca Juga: Banjir Hanyutkan Dua Rumah di Agam

Bencana yang melanda warga Agam menjelang malam itu mendapat respon sejumlah pihak terkait. Satuan tugas dipimpin langsung Kalaksa BPBD Agam, M.Luthfi, didampingi Kasatpol PP dan Damkar Agam, Kurniawan Syahputra, serta Camat Tanjung Raya, Handria Asmi. Termasuk Dishub, TNI, Polri, TKSK, PMI, BAZ, dan KSB Koto Kociak setempat.

Pemerintah dan masyarakat berusaha melakukan pembersihan material banjir. Namun, karena banyaknya material banjir, terutama lumpur berbatu, sehingga tidak bisa dengan sistem gotong-royong. Kini BPBD Agam sedang berkoordinasi dengan PUPR untuk membantu dengan menggunakan alat berat.

Bupati Agam, Indra Catri didampingi Dandim 0304, Kepala Dinas Sosial, dan Kapolres Agam turun langsung ke lokasi bencana meninjau warga terdampak bencana, dan memberikan bantuan logistik. Kemudian, akan mengusahakan secepat mungkin membersihkan material banjir.

No More Posts Available.

No more pages to load.