Ancaman Degradasi Moral Generasi Muda, Niniak Mamak dan Bundo Kanduang Hadapi Tantangan Berat

oleh -
Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemangku Adat, Senin (11/10) di Kota Bukittinggi menghadirkan Niniak Mamak dan Bundo Kanduang dari Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh.

PADANG, SR–Masyarakat Minangkabau dikenal mempunyai keunikan budaya sebagai identitas diri. Salah satu keunikan itu yakni, sistem matrilineal dalam pewarisan suku, harta pusaka, dan gelar kebesaran adat.

Kearifan lokal Minangkabau tampak nyata dari pola hidup masyarakat yang menjujung tinggi adat dan agama. Sehingga muncul ungkapan “Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” (ABS-SBK). Hal ini merupakan identitas diri masyarakat Minangkabau yang diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi.

“Saat ini kita sering menemukan kepemimpinan tradisional Minangkabau yang selama diakui oleh masyarakat dunia dikarenakan keunikan dan kearifan lokalnya, ternyata akhir-akhir ini sudah mulai mengalami degradasi,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Gemala Ranti melalui Sekretaris, Yayat Wahyudi, saat membuka Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pemangku Adat, Senin (11/10) di Kota Bukittinggi.

Gemala menambahkan, sesuai UUD 1945 khususnya Pasal 18 b, negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat serta hak-hak tradisionalnya, sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip negara NKRI.

Baca Juga: MTsN 2 Kota Padang Baru Pertama Kali Gelar Vaksinasi Covid-19

Selain itu, pasal 32 menyatakan, negara memajukan kebudayaan nasional. Sehingga pada tahun 2017 laku, keluarlah UU pemajuan kebudayaan sebagai ejawantah dari amanah UUD tersebut.  Pemprov Sumbar melalui Disbud, perlu memperkuat dan meningkatkan peran Niniak Mamak dan Bundo Kanduang di daerah masing-masing.

Tugas Niniak Mamak selaku pemangku adat di Minangkabau cukup berat. Niniak Mamak dituntut harus mempunyai empat sifat utama merujuk sifat kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Disebut dengan Sifat Panghulu Nan Ampek yaitu, Siddiq (benar), Tabligh (menyampaikan), Amanah (dipercaya) dan Fathonah (cerdas).

Seluruh kecerdasan yang dimiliki oleh seorang Niniak Mamak dipergunakan untuk melindungi Anak Kemenakan, suku, korong kampung dan nagarinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.