Angka Covid-19 Turun di Sumbar, Pakar Kesehatan Ingatkan Saatnya Kejar Target Vaksin

oleh -
Kol Purn dr Farhaan Abd sp THT –KL, Direktur RS Tamar Medical Centre (TMC) Pariaman

PADANG, SR–Masih terjadinya kematian akibat Covid-19 di Provinsi Sumbar menandakan Covid-19 belum dapat teratasi. Hal ini diungkapkan oleh Dokter Pemerhati Covid-19, Kol Purn dr Farhaan Abd sp THT -KL.

Menurutnya, walau kasus Covid-19 terus menurun di Provinsi Sumbar, tetapi kemungkinan pasien yang meninggal bisa saja terjadi. Hal ini disebabkan masih adanya pasien dengan klinis berat dan komorbit yang membutuhkan perawatan khusus.

Baca Juga: Padang Sudah PPKM Level 3, Siswa Masih Gunakan Pakaian Bebas, Ini Jawaban Dinas Pendidikan

“Jika masih terjadi kasus Covid-19, kemungkinan pasien Covid-19 meninggal selalu ada. Jika tidak ada penularan Covid-19 lagi, berarti resiko kematian akibat Covid-19 tidak akan terjadi lagi,” ucapnya.

Farhaan juga mengimbau, walau Covid-19 mulai berkurang, tetapi masyarakat tidak boleh abai akan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kita harus komitmen dalam menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, capaian vaksinasi harus dikejar hingga mencapai herd immunity sebesar 75 persen dari populasi,” jabarnya.

Berdasarkan data dari sumbarprov.go.id, tercatat terjadi penurunan angka pasien Covid-19 di Provinsi Sumbar. Data Senin, 11 Oktober 2021 mencatat, terjadi penambahan pasien Covid-19 sebanyak 1 orang dengan positive rate sebesar 0,14 persen.

Selain itu, sebanyak 5 orang pasien Covid-19 meninggal pada tanggal tersebut. Pasien sembuh sebanyak 63 orang, isolasi mandiri 58 orang, serta pasien dalam perawatan sebanyak 57 orang. (ktk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.