Antisipasi Tawuran di Padang, Petugas Satpol PP Mendapati Seorang Pelajar Membawa Sajam

oleh -
Petugas Satpol PP sat mengantarkan pulang pelajar ke rumahnya masing-masing. [humas satpol pp]

PADANG, SuaraRantau.com Seorang pelajar di Kota Padang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di dalam tas yang digunakannya, Senin (1/8).

Hal itu terungkap saat Satpol PP Kota Padang melakukan patroli di beberapa kawasan yang rawan aksi tawuran. 

Selain itu, Satpol PP juga turut mengamankan satu sepeda motor yang ditinggal kabur pelajar yang terbirit-birit lari saat mengetahui kedatangan petugas. 

Baca Juga: Tim Rajawali Polresta Padang Ciduk Pemilik Sabu Senilai Rp50 Juta

“Kami menerjunkan puluhan anggota berpakaian dinas maupun bebas di beberapa titik lokasi yang rawan dijadikan tempat tawuran oleh pelajar,” ujat Kabid Tibumtranmas Kota Padang, Deni Harzandy. 

Dikatakannya, titik rawan yang sering dijadikan tempat tawuran pelajar diantaranya, Lolong Belanti, Gor HAgus Salim, Lubuk Lintah, Cengkeh, Belakang Tangsi dan Kawasan Simpang Haru.

 Baca Juga: Anak Muda Kota Padang Jangan Latah Ikutan Citayam Fashion Week, Ini yang Dipersiapkan Pemko

“Tak hanya di berapa tempat yang sering dijadikan lokasi tawuran saja patroli dilakukan petugas, namun lokasi yang disinyalir sering berkumpulnya pelajar di luar lingkungan sekolah,” ungkapnya. 

Dijelaskannya, saat pengawasan di Lolong Belanti, petugas mendapati dua orang pelajar menggunakan kendaraan roda dua berada di luar sekolah, saat mengetahui adanya petugas yang mengikutinya kedua pelajar tersebut terbirit-birit lari menghindari petugas yang mendekatinya, di kawasan Gor H Agus Salim Kota Padang. 

“Saat kita ikuti, mereka masuk ke kawasan Gor, sepertinya mereka mengetahui kalau sedang diikuti, pelajar tersebut malah kabur dan kita amankan satu kendaraan roda dua dan satu orang pelajar,” bebernya. 

Baca Juga: Ingat, Besok Pemko Padang Akan Bagikan Bendera Merah Putih untuk Warga

Saat petugas melakukan pemeriksaan tas pelajar tersebut, bukannya buku pelajaran yang didapati, melainkan benda-benda dari besi, berupa kunci-kunci kendaraan, obeng dan semacam gir yang di dapati petugas dari dalam tas pelajar tersebut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.