Apakah Penangkapan Edhy Prabowo Pengaruhi Elektabilitas NA-IC? Begini Kata Pengamat Politik

oleh -476 views
Pengamat Politik dari Unand, Doni Hendrik, M.SOC,SC

PADANG, SR–Dengan ditangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo yang juga Kader Partai Gerindra oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bagaimana pengaruhnya terhadap elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (NA)-Indra Catri (IC) di Pilgub Sumbar?

Pengamat Politik dari Universitas Andalas (Unand) Asrinaldi memaparkan, ditangkapnya Menteri KP Edhy Prabowo oleh KPK, tidak akan berdampak kepada elektabilitasi pasangan NA-IC di Pilgub Sumbar tahun 2020 ini.

“Berita tertangkapnya Edhy Prabowo yang merupakan kader Gerindra jadi topik hangat dan diminati oleh kalangan menengah ke atas dan masyarakat urban saja. Alhasil, tidak akan mempengaruhi elektabilitas pasangan ini (NA-IC-red) di pertarungan pilgub. Ini disebabkan suara di Pilgub Sumbar 2020 banyak didapat dari pemilih yang berada di nagari dan pinggiran kota di Provinsi Sumbar,” jelas Asrinaldi, Kamis (26/11)

Baca Juga: Di Hadapan KPK, Irwan Prayitno Bicara Money Politic dan Korupsi pada Pilkada 2020

Hal senada juga diungkapkan oleh Pengamat Politik dari Unand, Sadri Chaniago. Menurutnya, ketokohaan seorang calon menjadi hal yang paling utama dan penentu dalam ajang pilkada.

“Dengan membawa isu-isu lokal dan ditunjang pasangan tersebut telah dikenal ketokohannya di tengah masyarakat. Elektabilitas NA-IC di Pilgub Sumbar 2020 ini tidak akan terpengaruh oleh kasus Edhy Prabowo yang juga merupakan Kader Gerindra ini. Jika ada dampaknya, tidak terlalu signifikan terhadap elektabilitas kandidat,” ucapnya.

Pendapat berbeda justru disampaikan Pengamat Politik dari Unand lainnya, Doni Hendrik, M.SOC,SC. Menurutnya, jika pemberitaan tentang tertangkapnya Edhy Prabowo ini terus “digoreng” secara terus menerus, tentu akan berdampak kepada Kader Gerindra yang bertarung di Pilgub 2020 nanti.

“Walau tidak berpengaruh secara signifikan, tetapi jika “digoreng” secara terus menerus juga berdampak kepada Paslon dari partai Gerindara seperti NA-IC di Pilgub Sumbar 2020. Walau tidak signifikan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *