Audy Joinaldy: Pemprov Sumbar Harus Memiliki Program Unggulan di Sektor Peternakan

oleh -
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy silaturahmi dengan peternak se-Sumbar di UPTD BPTSD Tuah Sakato, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Payakumbuh, Jumat (12/3)

PAYAKUMBUH, SR–Produktivitas peternakan sapi di Provinsi Sumbar masih perlu terus digenjot, untuk bisa menjadikan daerah ini sebagai lumbung ternak.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menyadari potensi peternakan di Sumbar cukup besar. Karena itu, dirinya mendatangi peternak dan menghimpun masukan dan menggali kondisi yang dihadapi peternak.

“Masukan ini nanti menjadi bahan bagi kita Pemprov Sumbar. Ke depan program seperti apa yang menguntungkan para peternak kita untuk menggenjot produksi ternak, sekaligus evaluasi terhadap program-program peternakan yang sudah berjalan,” ujar Audy Joinaldy, saat silaturahmi dengan peternak se-Sumbar di UPTD Balai Pengembangan Teknologi dan Sumber Daya (BPTSD) Tuah Sakato, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Payakumbuh, Jumat (12/3),

Audy Joinaldy menegaskan, para peternak di Sumbar perlu dibantu. Karena merekalah yang menggerakkan ekonomi. Sementara itu para regulator hanya memiliki pengaruh 20 persen saja.

Audy Joinlady menilai, seharusnya Pemprov Sumbar memiliki program unggulan di peternakan. Seperti Sumbar Mandiri dengan beberapa komoditas ternak yang memiliki pengertian luas, bagaimana cara beternak dengan baik.

“Untuk meningkatkan SDM, Pemprov Sumbar bisa mengikuti program tersebut di balai-balai pendidikan dan pelatihan ternak di kabupaten dan kota se Sumbar,” harapnya.

Baca Juga: IKA FIB Unand Dikukuhkan, Rektor Berharap Dapat Memajukan Kebudayaan Sumbar

“Dengan pengembangan sentra-sentra ternak dan menciptakan sistem peternakan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, upaya ini bisa menghasilkan produksi sapi, sapi perah, bebek, ayam broiler, ayam kampung, dan lain sebagainya,” tukasnya.

Sementara untuk ayam petelur dan broiler, Audy Joinaldy menilai, di Sumbar sudah mandiri secara umum. Potensi sapi perah bisa menjadi sentral di Pulau Sumatera, karena kabupaten dan kota di Sumbar punya beberapa daerah dingin. “Kondisi Sumbar sendiri, punya peluang breeding sawit dan sapi, punya banyak peternakan hewan khas juga,” tutur Audy Joinaldy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.