Australia: Integrasi Papua-Indonesia Harga Mati!

oleh -
elegasi DPD RI saat pertemuan bilateral dengan Pimpinan Senat Australia terdiri dari, Sekjend DPD RI, Reydonnyzar Moenek, Dubes RI untuk Meksiko, Cheppy T Wartono, Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Wakil Ketua III DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, dan Wakil Ketua BKSP, Richard Hamongan Pasaribu. Foto: Setjend DPD RI

Namun demikian lanjut La Nyalla, akhir-akhir ini masih banyak petualang politik yang beroperasi dari Australia untuk memancing perlawanan menuju disintegrasi Papua dari wilayah NKRI. “Inilah sebabnya maka dalam pertemuan dengan Presiden Senat Australia, saya kembali mempertanyakan sikap Pemerintah, Parlemen, dan Senat Australia tentang hal ini,” jelas La Nyalla.

Di acara yang sama, Duta Besar Indonesia untuk Meksiko, Cheppy Wartono, yang mendampingi Ketua DPD RI menambahkan bahwa sebaiknya Pemerintah Australia merepatriasi para petualang politik tersebut agar gerakan pengacau semacam ini bisa diredam aktivitasnya, dalam semangat menjaga hubungan baik antara Australia dengan Indonesia.

Pihak Australia menurut Cheppy, telah menegaskan bahwa sudah ada mekanisme kerja sama antara aparat keamanan kedua negara yang akan ditaati. Tetapi perlakuan Australia terhadap Indonesia ujar Dubes, haruslah sama dengan perlakuan Australia terhadap negara sahabat lainnya juga.

Dalam pertemuan bilateral ini, Ketua DPD RI juga mengingatkan kepada Pimpinan Senat Australia bahwa di sela-sela pertemuan MIKTA di Seoul pada awal Juli 2015, Pimpinan Senat kedua negara telah bersepakat untuk melanjutkan pembahasan tentang perlunya kawasan pertumbuhan baru yang mencakup Indonesia bagian timur dan Australia bagian utara.

Menyikapi hal tersebut, Scott Ryan menjelaskan bahwa dia baru saja menduduki posisi Presiden Senat Australia. Karena itu, Scott Ryan menyatakan perlu sedikit waktu melihat kembali, apa saja yang sudah disepakati oleh Pimpinan Senat kedua negara. Setelah itu, Scott Ryan dalam kesempatan pertama membicarakan pertumbuhan baru Indonesia bagian timur dengan Australia bagian utara.

“Januari 2020 akan digelar pertemuan Pimpinan Parlemen Negara-negara sahabat di Canberra. Senat Australia mengundang Ketua DPD RI untuk menghadirinya bersama Ketua DPR RI,” kata Scott Ryan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.