Bahas TdS Tahun 2021, Gubernur Sumbar Bersama Ketum PB ISSI Temui Menparekraf

oleh -
Kedatangan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno diterima Menparekraf, Sandiaga Uno, Kamis (4/2). di Lantai 15 Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta. Foto: IST

Irwan Prayitno menjelaskan, TdS pada tahun 2021 ini telah akan dilaksanakan untuk ke 12 kalinya. Di mana sejak pelaksanaan tahun 2019 telah melibatkan Provinsi Jambi dan untuk itu diberi tagline Connecting Sumatera.

“Karena telah melibatkan dua provinsi, untuk itu kami mohon kementerian member dukungan lebih intense lagi. Kami juga mendukung usulan Ketua Umum PB ISSI. Dengan dibukanya dua etape Cycling for All ini, diharapkan balap sepeda ini ikut mempromosikan Sumbar dan Jambi pada khususnya, Indonesia pada umumnya, sebagaidestinasi wisata yang layak dikunjungi,” pungkas Irwan Prayitno.

Selain membahas pelaksanaan TdS 2021, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan oleh Irwan Prayitno untuk menyampaikan berbagai usulan dukungan Kementerian terkait Pariwisata Sumbar.
Hal-hal tersebut antara lain peningkatan kuantitas dan kualitas wonderful event, untuk penguatan brand pariwisata Sumbar. Seperti dukungan amenitas untuk rest area Ulu Aie Kabupaten Limapuluh Kota, dukungan koordinasi dan fasilitasi warisan budaya dunia/World Heritage “Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto,”.

Termasuk dukungan koordinasi warisan dunia Silat/ Silek berupa event-event/ festival nasional, dukungan koordinasi dan fasilitasi Tujuh Geopark Sumbar.

Serta dukungan pembinaan SDM dan promosi, untuk pariwisata halal sesuai dengan Perda Nomor 1 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal, dengan menetapkan 3 DTW pariwisata halal tingkat Sumbar.

Menteri Parekraf, Sandiaga Uno didampingi Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) beserta jajaran menyatakan siap memberikan dukungan.

“Terutama di era pandemi Covid19 ini tentunya seluruh pelaksanaan kegiatan awal harus selalu memperhatikan aspek CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environment). Serta, penerapan protokol kesehatan yang ketat. Saya pastikan untuk Tour de Singkarak yang telah menjadi event iconic akan terlaksana. Kami mendukung sepenuhnya, bukan lagi Go or No Go, melainkan How we Do it,” tegas Menparekraf.(rel/imk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.