Banjir Bandang Hantam Kabupaten Agam

oleh -
Material lumpur banjir bandang menghancurkan ruang belajar di MTSN 13 Agam. Foto: BPBD Sumbar

AGAM, SR–Curah hujan yang cukup tinggi, berdampak terjadinya banjir bandang, di Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar, Kamis (12/3) pukul 17.25 WIB.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Sumbar, Erman Rahman mengatakan, di Kabupaten Agam, banjir bandang melanda Jorong Kampung Melayu, Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari.

Dampak dari banjir bandang menyebabkan material lumpur menutupi lahan pertanian dan menghanyutkan jembatan penghubung Nagari Sitalang Kecamatan Ampek Nagari dengan Kecamatan Palembayan. “Material banjir bandang merendam dua mesjid, yakni Mesjid Al Abrar dan Mesjid Tagwa,” ungkapnya.

Material banjir bandang juga merendam rumah warga sebanyak enam unit milik, Ros (80), Ediwar (55), Khaidir (65), Mardawati (60), H. Mansur (70), Ija (35). “Material banjir bandang juga merendam enam unit kios warga,” terangnya.

Sementara, di Jorong Kamparcan, Nagari Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari, banjir bandang merendam 30 unit rumah warga, dengan ketinggian air mencapai 50cm hingga 1 meter. Kondisi banjir sudah surut namun meninggalkan material lumpur yang masuk kedalam rumah warga setinggi 30-50cm.

Banjir bandang merobohkan dinding ruang belajar MTSN Batu Kambing sebanyak 2 unit dan dinding Mushola MTSN Batu Kambing.

BPBD Kabupaten Agam yang dipimpin Kabid KL, Syafrizal, SH.MH turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan dan penanganan bersama bersama Satpol PP dan Damkar, Tagana, Dinsos, PMI, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan dan Nagari. Selain pendataan juga penanganan berupa pembersihan material lumpur.(imk)

No More Posts Available.

No more pages to load.