Bank Nagari Luncurkan Program Marandang di Pasar Kuliner Padang Panjang

oleh -
Simbolis penyerahan program Marandang kepasa pelaku usaha di Padang Panjang. [kominfo padang panjang]

PADANGPANJANG, SR – Bank Nagari luncurkan KUR Super Mikro “Marandang” (melawan rentenir daerah minang) di Pasar Kuliner (Paskul) Kota Padang Panjang, Sabtu sore (25/9).

Kepala kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat (Sumbar), Yusri menilai langkah Bank Nagari Cabang Padang Panjang dan Pemko meluncurkan program Marandang di tempat transaksi masyarakat sangat tepat dan sampai kepada tujuan dan sasaran, yakni masyarakat pelaku UMKM.

Baca Juga: Tahun 2022, Kementerian PUPR Realisasikan Pembangunan Pasar Raya Fase VII Kota Padang

“Diluncurkannya Program KUR Super Mikro Marandang di tengah-tengah pelaku ekonomi masyarakat, gaungnya akan cepat sampai kepada pelaku ekonomi yang akan kita bantu dan ini merupakan upaya memberantas rentenir melalui program kredit ini,” ujarnya.

Sementara Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Gusti Candra menuturkan program ini diberi nama “Marandang” sesuai dengan masakan khas Minangkabau. Selain itu juga bertujuan untuk melawan keberadaan rentenir yang seringkali mengikat dan menyengsarakan para pelaku usaha kecil di daerah.

“Sesuai tujuannya, maka kami ciptakan proses pembiayaan cepat dan syarat yang mudah. Untuk persyaratan memanfaatkan Program Marandang ini cukup mudah. Yakni memiliki usaha yang jelas, lalu tidak sedang terikat pinjaman di bank ataupun lembaga keuangan lainnya. Memiliki surat izin usaha dari pemerintah setempat,” ungkapnya.

Kepala Cabang Bank Nagari Padang Panjang, Zulhendri mengatakan, peluncuran Program Marandang itu terselenggara atas kerja sama pihaknya bersama Pemko dan Persatuan Pedagang Kuliner Malam Padang Panjang.

“Alhamdulillah, kehadiran Program Marandang ini disambut baik pelaku usaha di Pasar Kuliner. Sebelum launching ini, kami bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdakop UKM) dan Ketua P5 telah menyosialisasikan program ini kepada pelaku usaha kuliner di Kota Padang Panjang,” ujar Zulhendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.