Benarkan Setelah Divaksin Tubuh Kebal Covid-19? Pakar dari UNP Ungkap Hal Ini

oleh -
Pakar kesehatan dari Pusat Kajian Lingkungan Hidup (PKLH) UNP dr. Elsa Yuniarti, M.Biomed, AIFO-K

PADANG, SR–Banyak masyarakat yang beranggapan setelah divaksin Covid-19, dirinya akan kebal dari Covid-19. Anggapan ini dikwatirkan akan berdampak enggannya warga menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Saya telah di vaksin sebanyak dua kali, oleh karena itu saya kebal dari Covid-19,” ucap seorang warga di Kota padang, saat ditanya kenapa ia tidak memakai masker.

Vaksinasi yang telah digulirkan pemerintah hingga tahap II ini, mengakibatkan masyarakat abai akan protokol kesehatan Covid-19. Apalagi saat ini terlihat pengawasan penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) mulai melonggar. Alhasil, masyarakat yang telah divaksin menganggap dirinya telah merdeka dari Covid-19.

Baca Juga: Ini Harapan Gubernur Sumbar pada Pelaksanaan Penerimaan CPNS Tahun 2021

Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru seakan dipunggungi oleh penegak perda dan masyarakat. Dampaknya, saat ini berdasarkan data dari corona.sumbarprov.go.id, jumlah masyarakat Sumbar terkomfirmasi positif Covid-19 berjumlah 32.155 orang.

Sedangkan data dari dinkes.padang.go.id warga Kota Padang yang terpapar Covid-19 berjumlah 15.672 orang dengan tambahan 35 orang pasien Covid-19.

Pakar kesehatan dari Pusat Kajian Lingkungan Hidup (PKLH) UNP dr. Elsa Yuniarti, M.Biomed, AIFO-K menjelaskan, walau tubuh seseorang yang sudah mendapat vaksin pun memerlukan waktu agar imunnya terbentuk. Karena, seseorang yang mendapat suntikan vaksin tidak sepenuhnya langsung bisa kebal terhadap virus.

”Pemerintah tetap wajib memberikan edukasi pada masyarakat. Salah satu upaya adalah memanfaatkan tokoh publik dalam mendukung penaganan pandemi. Pemerintah harus terus meningkatkan upaya promotif dan preventif kesehatan melalui penguatan prokes, disiplin 3T dan 3M. Karena vaksinasi tidak instan menciptakan imun tubuh,” ungkapnya, Senin (5/4)

Lebih lanjut, Elsa menjelaskan, vaksinasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuannya adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.