Berbekal Ponsel dan Numpang WiFi Gratis di Kantor Camat Lunang Pessel, Melani Lahirkan Karya Sejumlah Novel

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menerima penulis novel berbakat, Melani Kurniawati Zebua di Gubernuran Sumbar, Kamis (20/1)

PADANG, SuaraRantau.Com–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, kedatangan tamu istimewa, Kamis (20/1) di Gubernuran. Bukan menteri, pejabat atau pengusaha. Kali ini Mahyeldi kedatangan seorang perempuan anak bangsa berprestasi. Perempuan itu bernama Melani Kurniawati Zebua.

Melani seorang penulis novel berjudul Lentera Senja, Desa Berdarah, dan Narapidana. Meski berasal dari keluarga yang kurang mampu dan hanya berbekal ijazah sekolah dasar (SD), tidak lantas membuat gadis asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ini patah semangat untuk menjadi penulis terkenal.

Baca Juga: Terungkap, Inilah Kiat DI Yogyakarta Meningkatkan Keterbukaan dan Layanan Informasi kepada Masyarakat

Selama ini dirinya hanya menulis menggunakan telephone seluler (ponsel) biasa, dan sering terkendala dengan internet. Namun hal itu bukanlah penghambat bagi Melani, ia rela pergi ke Kantor Camat Lunang, yang tersedia Wi-Fi gratis.

Mengapresiasi karya Melani yang luar biasa di tengah keterbatasannya, Mahyeldi menghadiahkan Melani sebuah laptop. “Semoga laptop ini dapat berguna bagi Melani untuk menghasilkan karya-karya selanjutnya”, ucap Mahyeldi menyemangati Melani.

Mahyeldi juga berpesan kepada Melani untuk lebih produktif dalam menulis dan menghasilkan karya yang menginspirasi dan memotivasi generasi muda.

Melani mengucapkan terima kasih atas laptop yang diberikan. Tidak hanya itu saja, Mahyeldi juga membubuhkan sebuah tanda tangan dan menuliskan secuil motivasi di buku pertama Melani yang berjudul Aldonara dan Lentera Senja.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Buya Mahyeldi yang telah mengapresiasi karya saya dan menghadiahkan saya laptop untuk lebih berprestasi lagi dan semangat dalam menulis,” ucap Melani penuh syukur. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.