Berkah Listrik PLN di Kebun Buah Naga, Omzet Petani Pulau Seram Naik 150 Persen

oleh -
Tim PLN melihat hasil kebun buah naga petani. [ist]

MALUKUTENGAH, SR – Senyum Petani buah naga di Kobisonta, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah kian merekah usai listrik PLN hadir di kebun mereka.

Berkat Program Electrifying Agriculture PLN, hasil panen buah naga kini meningkat hingga 150 persen.

Baca Juga: Tiga PLTU Milik PLN Raih Penghargaan Internasional di ASEAN Coal Awards 2021 untuk Teknologi Batu Bara Ramah Lingkungan

Sutaji, salah satu petani Buah Naga dari Desa Kobisonta turut merasakan manfaat listrik yang bikin hasil panennya kian meningkat.

” Alhamdulillah dengan adanya listrik dari PLN di kebun buah naga kami dapat menjadi penerangan di malam hari yang dapat meningkatkan produktivitas dari buah naga kami,” ujarnya, kemarin.

Ia pun mengisahkan bagaimana mulanya  bertani buah Naga. Tiap kali panen dari lahan seluas seperdelapan hektare bisa mendapatkan hasil 100 hingga 200 kilogram (kg) buah Naga dalam kurun waktu dua bulan. Namun sejak ia mulai ikut program Electriying Agriculture dengan memasang lampu listrik di perkebunan miliknya, volume panenannya bisa bertambah menjadi sekitar 200 hingga 300 kg. Bahkan suatu waktu, perkebunannya bisa menghasilkan 1 ton buah naga.

“Omzet saya meningkat menjadi Rp 25 juta dalam kurun waktu 6 bulan, dari sebelumnya hanya sekitar Rp 10 juta,” ungkap Sutaji.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi, I Made Agus Dwi Putra menuturkan bahwa Sutaji merupakan salah satu petani buah naga di Pulau Seram yang didukung oleh PLN melalui program Electrifying Agriculture.

“Melalui program Electrifying Agriculture ini, kami terus berupaya untuk membantu peningkatan ekonomi di sektor pertanian, termasuk salah satunya melalui penggunaan listrik untuk peningkatan produksi pertanian buah naga,” jelas Made.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.