Berkat PNM Mekaar Padang, Usaha Rendang yang Dirintis Yusni Kini Beromzet Rp12 Juta per Bulan

oleh -
Menteri BUMN Erick Thohir dorong keterampilan Ibu-ibu PNM Mekaar melalui pelatihan online

PADANG, SR–Tidak hanya mendorong usahanya untuk terus maju, ibu-ibu nasabah Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) Kota Padang menularkan semangatnya kepada sesama ibu-ibu yang lain dalam berusaha. Kepedulian ini mendapat respon pemerintah.

Staf Khusus III Menteri BUMN, Erick Thohir, Arya Sinulingga mengunjungi PNM Mekaar di Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki) Kota Padang, Sabtu (9/10).

Kunjungan Arya Sinulingga tersebut dihadiri oleh 250 ibu-ibu yang sebagiannya merupakan nasabah PNM Mekaar.

Menteri BUMN Erick Thohir memberikan berbagai pelatihan untuk ibu-ibu, khususnya pelatihan berjualan online yang akan disupport oleh BUMN PT Telkom.

Baca Juga: Lagi Trend, Gelang Tali Dengan Perhiasan Emas

‚ÄúPelatihan yang diberikan diharapkan ibu-ibu semakin terampil dan kreatif dalam berjualan. Yang belum bergabung akan diberikan pelatihan supaya saat bergabung dengan Mekaar sudah siap untuk menjalankan usahanya” ucapnya.

Salah satu nasabah PNM Mekaar Kota Padang Yusni, yang memiliki usaha rendang Yoiko menjelaskan, berawal dari pinjaman Rp2 juta di tahun 2018 dari PNM, hingga saat ini selama empat tahun, modal usaha rendang yang di gelutinya telah mencapai Rp7 juta.

Yusni menceritakan, di awal produksinya, ia hanya menjual ke teman-temannya saja. Seiring waktu, rendang Yoiko dapat ditemukan di beberapa pusat penjualan oleh-oleh dan mini market yang ada di Kota Padang.

“Tahun lalu saya diberikan pembiayaan sebesar Rp7 juta oleh Mekaar dan saya belikan alat vacuum, Alhamdulillah sampai saat ini produk saya semakin laku. Sehingga tiap bulan omset saya sudah Rp12 juta per bulan” ujar Yusni.

Selain itu, Sri Purwanti yang juga nasabah PNM Mekaar yang lain memilih berdagang jamu secara online. “Saya sering ikut pelatihan kiat sukses berdagang secara online. Dengan berjualan secara online, usaha yang saya geluti semakin berkembang,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.