Wagub Sumbar Dorong Masyarakat yang Lahannya Belum Tergarap Dimanfaatkan untuk Beternak Kambing

oleh -
Wagub Audy Joinaldy meninjau Agro Wisata Boncah Farm di Nagari Barulak Kabupaten Tanah Datar yang fokus dalam peternakan kambing etawa, Rabu (4/8). [biro adpim sumbar]

TANAHDATAR, SR – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy meyebutkan peternakan kambing memiliki prospek untuk berkembang karena tidak hanya dari segi pembibitan atau pedaging. Tetapi juga untuk susu dan pupuk dari kotorannya.

“Pasaran untuk ternak kambing ini sangat terjamin, karena paling banyak dicari masyarakat, baik itu dari segi daging, tapi juga susu dan kotoran untuk pupuk,” katanya meninjau Agro Wisata Boncah Farm di Nagari Barulak Kabupaten Tanah Datar yang fokus dalam peternakan kambing etawa, Rabu (4/8).

Baca Juga: Wagub Dorong Padang Panjang Jadi Sentra Pengolahan Susu Sapi di Sumbar

Dikatakannya, usaha peternakan dapat menjadi inspirasi masyarakat yang memiliki lahan luas dan belum tergarap maksimal.

“Jadi ini dapat dimanfaatkan masyarakat, karena pasar untuk ternak kambing cukup luas untuk bibit daging maupun susu. Bahkan pupuk dari urine kambing sangat banyak dicari dan harganya lumayan tinggi,” ulangnya.

Sementara itu Pimpinan PT Boncah Utama, M Djamil Baridjambek mengatakan peternakan yang didirikan sejak 2007 tersebut bergerak dalam produksi dan pengolahan susu kambing etawa, melakukan kegiatan pembibitan kambing, dan pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik.

“Khusus untuk produksi susu kambing mencapai 8 liter sehari dengan harga rata-rata Rp50 ribu per liter. Susu itu dijual diantaranya susu kambing etawa murni, susu kambing pasteurisasi, dan susu aneka rasa,” jelasnya.

Lanjutnya, pemasarannya tidak hanya di daerah sumatera tetapi sudah merambah ke Pulau Jawa diantaranya ke Jakarta.

Ikut hadir dalam kunjungan Wagub itu Wakil Bupati Tanah Datar, Wali Nagari Barulak, Kepala Dinas Peternakan Sumbar dan Kepala Dinas Peternakan Tanah Datar. (bob/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.