Cegah Aksi Demo Anarkis, Puluhan Remaja Disweeping di Kawasan DPRD Sumbar

oleh -
Puluhan remaja dan preman disweeping Polresta Padang, Jumat (9/10), sebagai upaya pencegahan aksi pengrusakan dan kerusuhan, jika demonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Padang, kembali berlangsung di DPRD Provinsi Sumbar.

PADANG, SR–Puluhan remaja dan preman disweeping Polresta Padang, Jumat (9/10). Sweeping dilaksanakan sebagai upaya pencegahan aksi pengrusakan dan kerusuhan, jika demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Padang, kembali berlangsung di DPRD Provinsi Sumbar.

Pantauan suararantau.com, remaja dan preman ini dicokok polisi di berbagai lokasi. Seperti di sekitar Basco Grand Mall, Jalan Khatib Sulaiman, dan tempat lainnya. Selain itu, aparat polisi juga melakukan sweeping di angkutan kota (angkot) yang mengarah ke Gedung DPRD Provinsi Sumbar.

Baca Juga: Dukung Presiden Terbitkan Perpu, Ketua Gebu Minang Sumbar: Anggota DPR RI Tidak Pro Rakyat segera Taubat Nasuha

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, pihaknya melakukan sweeping terhadap massa yang akan melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Sumbar. Selain itu pihaknya juga telah mengamankan 70 pelajar yang diduga akan melakukan aksi anarkisme di Padang.

“Mereka kami curigai akan melakukan aksi anarkis jika demo kembali berlangsung, karena, Kamis, 8 Oktober terjadi benturan dengan anggota dan ada informasi tambahan dari intelijen bila akan berlanjut pada hari ini,” kata Imran Amir menegaskan tujuan dilaksanakan sweeping.

Sejak berita ini diturunkan, belum ada pergerakan massa untuk melakukan demo susulan perihal kebijakan UU Omnibus Law Cipta Kerja.(ktk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.