Covid-19 di Sumbar Melandai, Epidemiologi Ingatkan Waspada Hal Ini

oleh -

PADANG, SR–Epidemiologi dari Universitas Andalas (Unand) Defriman Djafri, S.K.M., M.K.M., Ph.D menjelaskan, walau Pemprov Sumbar menyatakan pandemi Covid-19 di Sumbar kian hari melandai, tetapi Pemprov Sumbar harus terus meningkatkan testing dan tracing di tengah masyarakat.

“Bicara melandai, saat ini belum bisa dikatakan. Hal ini disebabkan testing dan tracking yang dilakukan juga melandai. Apalagi angka kematian akibat Covid -19 di Sumbar terus bertambah setiap hari. Sehingga saat ini telah mencapai 2.000 jiwa lebih kematian akibat Covid-19 di Sumbar” ucapnya, Minggu, (5/9).

Baca Juga: Jika Keluar dari Status PPKM Level 4, Wako Padang: Sekolah Tatap Muka Bisa Digelar

Lebih lanjut, Defriman Djafri, S.K.M., M.K.M., Ph.D mencontohkan, data rill sampai 24 Agustus 2021 saja, Sumbar minus testing dan tracing. Padahal, standar dari Kemenkes RI sebesar 3.501 jiwa per hari dari 5.237 orang per hari. “Artinya, kita masih lemah di testing dan tracingnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, Defriman Djafri, S.K.M., M.K.M., Ph.D meminta Pemprov Sumbar untuk benar-benar fokus dalam hal pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumbar. “Kita harus waspada, kasus Covid-19 turun, tracking dan testing turun, tetapi angka kematian meningkat,” tegasnya.

Berdasarkan up date data kematian akibat Covid-19 dari Covid19.go.id, pada 4 September 2021, angka kematian di Sumbar menduduki peringkat 15 dari 34 provinsi di Indonesia.
Peringkat dengan angka kematian tertinggi akibat Covid-19 berdasarkan data tersebut, adalah Provinsi Jawa Tengah.

Sedangkan untuk kasus sembuh, Sumbar menduduki ranking ke-11 dari 34 provinsi, dan kasus aktif ranking 11 dari 34 provinsi.

Selain itu, berdasarkan monitoring kepatuhan protokol kesehatan tingkat nasional berdasarkan data Covid19.go.id selama Agustus 2021, Sumbar berada di ranking ke-4 dari 34 provinsi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.