Desain Fly Over Sitinjau Lauik Direvisi, Gubernur Sumbar Optimis Pembangunan Dimulai 2023

oleh -
Rapat koordinasi rencana pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik yang dipimpin Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bersama 11 dirjen dari delapan kementerian dan OPD terkait, di lingkup Pemprov Sumbar, di Hotel Balairung Jakarta, Kamis (13/1).

JAKARTA, SuaraRantau.Com–Rencana pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik, Padang-Solok yang termasuk dalam 35 proyek prioritas nasional menunjukkan progres positif.

Pascakunjungan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa ke jalur padat logistik transportasi darat lintas tengah Sumatera, pada April tahun lalu, Kementerian PPN/Bappenas tahun 2022 ini menganggarkan dana untuk revisi desain masterplan dan DED. Semuanya telah disiapkan oleh Kementerian PUPR.

Hal itu terungkap saat rapat koordinasi rencana pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik yang dipimpin Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, bersama 11 dirjen dari delapan kementerian dan OPD terkait, di lingkup Pemprov Sumbar, di Hotel Balairung Jakarta, Kamis (13/1).

Baca Juga: Desain Arsitekturnya Terbaik di Dunia, Kondisi Masjid Raya Sumbar Sekarang Tidak Terurus

Hadir di antaranya perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kemenko Marves, Kementerian Perhubungan, KNKT, Kemendagri dan Kementerian ATR/BPN.
Dalam rapat tersebut, Mahyeldi mempresentasikan urgensi pembangunan Fly Over yang merupakan daerah rawan kecelakaan (DRK).

Selama periode 2016-2020 telah terjadi sebanyak 50 kecelakaan, meninggal 19 orang, luka berat 9 orang dan luka ringan 111 orang. Hal ini terjadi disebabkan karena kondisi jalan berupa tanjakan terjal dan panjang, serta radius tikung terlalu sempit.

Mahyeldi optimis pembangunan fisik Fly Over yang diyakini akan meningkatkan akses serta mengurangi kesenjangan ekonomi antar daerah tersebut, bisa dimulai awal tahun 2023 nanti. Presentasi Mahyeldi tersebut mendapat apresiasi peserta rapat.

“Insya Allah tahun 2022 ini ada anggaran dari Bappenas untuk review desain. Mudah-mudahan setelah review desain ini selesai, maka akhir 2022 atau awal 2023 nanti penganggarannya bisa teralokasikan. Sehingga kita bisa mulai pelaksanaan untuk membangun fly over,” harap Mahyeldi, saat diwawancarai, Jumat (14/1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.