Dikritik Terkait Penanganan Covid-19, Gubernur Sumbar: Berarti Gagal Paham Itu DPRD-nya

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat diwawancarai awak media, Sabtu, (17/7).

PADANG, SR–Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mempertanyakan kritik Anggota DPRD Provinsi Sumbar yang menilai dirinya tidak serius dan gagal dalam penanganan Covid-19.

Mahyeldi Ansharullah bahkan justru menilai Anggota DPRD Sumbar yang mengkritisi gagal paham menilai kinerja dirinya dalam menangani Covid-19.

“Tanya saja sama DPRD itu gagalnya di mana. Karena dia yang mengkritik. Apakah dengan cara seperti adanya bantuan tambahan oksigen kepada kita, kemudian vaksin sudah habis yang telah kita dilaksanakan. Berarti gagal paham itu DPRD-nya. Tanyakan sama DPRD itu apa gagalnya?” ungkap Mahyeldi Ansharullah, sambil tertawa, Sabtu (17/7).

Baca Juga: Ini Daftar 6 Titik Penyekatan PPKM Darurat di Kota Pariaman

Apa yang diungkapkan Mahyeldi Ansharullah itu merespon kritik Anggota DPRD Provinsi Sumbar, HM Nurnas. Di mana sebelumnya, Nurnas melalui pemberitaan berbagai media mengatakan, sepertinya Gubernur Sumbar cuek dan tidak tertarik menangani Covid-19 terbentuk di opini publik Sumbar saat ini.

Padahal gubernur hakikinya adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat, juga harus bertanggung jawab untuk penanganan bencana nasional non alam ini.

“Pak Gubernur jangan kesannya lepas tangan menyerahkan ke bupati dan wali kota,” ujar Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, HM Nurnas, Sabtu (16/7).

HM Nurnas juga mencontohkan bagaimana responsif dan komunikatifnya Gubernur Sumbar sebelum ini, yaitu Irwan Prayitno dalam menangani pandemi Covid-19.

HM Nurnas berharap Gubernur Sumbar saat ini berjibaku menyikapi kondisi Covid-19 Sumbar. Angka positif Covid-19 cukup tinggi, kematian juga tinggi, tracking lemah, testing belum maksimal dan vaksinasi pun belum setengah tercapai dari target WHO, 70 persen.

Kritikan juga datang dari Wakil Ketua DPRD Sumbar H. Suwirpen Suib, S.Sos yang mendesak Gubernur Sumbar all out bekerja keras untuk penanganan dan pengendalian Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.