Dimulai 28 Maret hingga 17 April 2023, Sebanyak 200 Ribu Siswa SMA dan SMK di Sumbar Ikuti Pesantren Ramadhan di Masjid

oleh -
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius (tengah) saat jumpa pers di Dinas Kominfotik Sumbar, Jumat (24/3).

PADANG, SuaraRantau.Com–Sebanyak 200 ribu siswa SMA, SMK dan SLB se-Sumatera Barat (Sumbar) akan mengikuti pesantren ramadhan yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar mulai 28 Maret hingga 17 April 2023.

Pelaksanaan pesantren ramadhan tahun ini berbeda dari pelaksanaan pesantren ramadhan tahun sebelumnya. Di mana pesantren ramadhan tahun ini dinamakan pesantren ramadhan kolaboratif.

Tahun ini siswa/siswi SMA, SMK dan SLB mengikuti kegiatan pesantren ramadhan kolaboratif ini di masjid dekat rumah masing-masing. Total masjid yang digunakan untuk pelaksanaan pesantren ramadhan kolaboratif ini sebanyak 2.600 masjid dengan melibatkan 15 ribu guru.

“Sesuai arahan gubernur, kita memutuskan memindahkan proses belajar mengajar siswa/siswi SMA, SMK dan SLB ke masjid,” sebut Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius pada jumpa pers Semarak Ramadhan Pemprov Sumbar yang digelar Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) Sumbar, Jumat (24/3).

Dikatakannya, pertimbangan memindahkan pesantren ramadhan di masjid, berdasarkan evaluasi penyelenggaraan pesantren ramadhan tahun lalu. Ternyata tidak ditemukan siswa SMK, SMA di masjid. Sementara siswa SD dan SMP aktif di masjid-masjid.

“Sehingga anak-anak SMK, SMA dan SLB hanya berada di rumah. Pada umumnya mereka main game di rumah. Untuk itu kita kembali mengarahkan ke masjid,”ujarnya.

Baca Juga: Ramadan di Padang, Hiburan Malam Dilarang Operasional, Rumah Makan Boleh Buka Pukul 16.00 WIB

Menurutnya, dengan mengalihkan dan menyibukan siswa di masjid akan lebih terkontrol. Karena anak-anak akan lebih aktif di masjid dari siang hingga malam. “Nanti kita akan ambil absen melalui guru-guru pendamping. Ini akan masuk dalam penilaian ekstra kurikuler,” ungkapnya.

Pesantren ramadhan untuk SMA, SMK dan SLB dilangsungkan dari tanggal 28 Maret hingga 17 April 2023. Sementara peluncuran program ini dilaksanakan 27 Maret 2023 oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di Masjid Raya Sumbar.

Selama pelaksanaan pesantren ramadhan akan diambil absen siswa sebanyak tiga kali oleh guru pendamping.

No More Posts Available.

No more pages to load.