Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Festival Kerajaan Jambu Lipo

oleh -
Sejarah dan Budaya Kerajaan Jambu Lipo. [Foto Facebook]

 

PADANG, SuaraRantau.com- Dinas Kebudayaan Sumatera Barat (Sumbar) selama dua hari akan menggelar Festival Kerajaan Jambu Lipo Ranah Godok Obouih.

Kegiatan festival itu berlangsung dari Rabu-Kamis (1-2/12) di Hotel Kriyad Bumi Minang, Padang.

Pada hari pertama digelar seminar hasil penelitian sejarah dan budaya Kerajaan Jambu Lipo sekaligus peluncuran hasil riset ini. Di hari terakhir, Kamis (2/12) dilanjutkan dengan penampilan seni tradisi, pemutaran film dokumenter tentang Kerajaan Jambu Lipo.

Baca Juga: Wujudkan Keterbukaan Informasi jadi Literasi, KI Provinsi Jabar Bakal Membentuk FJKIP

Ketua Tim Peneliti Sudarmoko, SS, MA, Ph.D, menyebutkan hingga hari ini Kerajaan Jambu Lipo yang berada di Nagari Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumbar masih melakukan aktivitas, memiliki struktur dan perangkat, wilayah, benda dan simbol kerajaan yang mendapat pengakuan dari masyarakat dan pihak luar.

“Berdasarkan observasi di lapangan, mengunjungi lokasi-lokasi penting yang terkait dengan Kerajaan Jambu Lipo, dilakukan diskusi dan wawancara mendalam dengan daerah-daerah rantau kerajaan di Dharmasraya dan Solok Selatan, lalu pelacakan referensi yang tersedia, terdapat sejumlah temuan penting berkenaan dengan Kerajaan Jambu Lipo ini,” jelas Sudarmoko dalam relisnya, Selasa (30/11).

Baca Juga: Media Gathering PT Semen Padang, Media Berita Dituntut Kreatif di Era Digital

Lebih lanjut Sudarmoko menambahkan, tidak diragukan lagi bahwa Kerajaan Jambu Lipo merupakan sebuah kerajaan yang telah berdiri cukup lama, dengan tinggalan berwujud material dan non-material yang masih dapat ditemui.
Selain itu, kerajaan-kerajaan yang masih ada seperti Kerajaan Jambu Lipo ini memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya yang menjadi bagian dari kerajaan tersebut.

Menurutnya, prosesi Rajo Manjalani Rantau melalui penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi ini merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam menjaga keberlangsungan kerajaan Jambu Lipo, terutama dalam hal menjaga hubungan antara pihak kerajaan dengan masyarakat dan juga daerah-daerah rantau yang memiliki hubungan-hubungan khusus dan kuat dengan kerajaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.