Diresmikan Wapres RI, Pasar Rakyat Pariaman Miliki Nilai Sejarah, Budaya dan Kearifan Lokal

oleh -
Disaksikan Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Wapres RI, Prof.Dr. K.H Ma'ruf Amin meresmikan Pasar Rakyat Kota Pariaman di Kota Pariaman, Selasa, (5/4).

PARIAMAN, SR–Aktivitas dan produktivitas kegiatan di pasar sangat tinggi. Karena itu, pedagang, pengusaha UMKM di pasar diwajibkan ikut program vaksinasi Covid-19. Tujuannya, untuk menjaga kesehatan demi terwujudnya pasar yang sehat, bersih dan tertata kelola dengan baik.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Prof.Dr. K.H Ma’ruf Amin saat meresmikan Pasar Rakyat Kota Pariaman dan Labor Olahraga Universitas Negeri Padang (UNP) di Kota Pariaman, Selasa, (5/4).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, Kepala BNPB, Doni Monardo, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri PUPR, Anggota DPR RI, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Pariaman, Camat, Wali Nagari, Niniak Mamak.

Ma’ruf Amin juga menyampaikan, Pasar Rakyat Kota Pariaman memiliki sejarah historis yang panjang. Saat ini telah dilakukan revitalisasi pasar rakyat tersebut, untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat sekaligus memajukan UMKM.

Baca Juga: Siswi dan Guru Terpapar Covid-19, SMA Dar el-Iman Islamic Boarding School Berlakukan Belajar Daring

“Revitalisasi pasar rakyat program lintas kementerian. Yakni Kementerian Perdagangan, Kementerian PUPR dan Kementerian Koperasi dan UMKM. Program revitalisasi ini merupakan program nasional untuk meningkatkan daya saing dan tata kelola manajement yang baik dengan mengakomodir kearifan lokal,” ujarnya.

Ma’ruf Amin menyampaikan, revitalisasi tidak berupa pembangunan fisik saja. Tetapi juga revitalisasi management, sosial dan budaya dan ekonomi.

Diharapkan pemerintah daerah dan pengelola haruslah melakukan revitalisasi management tata niaga, sebagai bagian dari pelayanan kepada publik. “Revitalisasi ekonomi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Revitalisasi juga menciptakan ramah lingkungan, produktif dan mengikuti dinamika pembangunan daerah,” ungkapnya.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menyampaikan, pembangunan Pasar Rakyat Kota Pariaman ini dimulai dari pembicaraan yang intens sejak tahun 2018. Di mana Pasar Kota Pariaman dalam kondisi rusak berat akibat gempa tahun 2009 silam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *