Disdikpora Kota Pariaman Bakal Terapkan Kurikulum Siaga Bencana Pelajar SD-SMP

oleh -
workshop pengembangan sekolah menjadi sekolah siaga bencana. [media center pariaman]

PARIAMAN, SR – Merupakan daerah rawan akan terjadi bencana, Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman bakal memasukan kurikulum pengetahuan bencana bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hal itu tertuang dalam pembahasan Disdikpora Kota Pariaman bersama Dewan Pendidikan Kota Pariaman di ruang kantor Disdikpora, Selasa (7/9) dalam workshop pengembangan sekolah menjadi sekolah siaga bencana dengan sasaran utama untuk sekolah SD dan SMP yang terletak di sepanjang pesisir pantai Kota Pariaman.

Baca Juga: Terkait Evaluasi PPKM, Presiden Jokowi Sampaikan Sejumlah Arahan

Anggota Dewan Pendidikan Kota Pariaman, Prof. Dr. Dedi Hermon, yang didampingi oleh Dr. Erianjoni dan Dr.c. Aprizon Putra menjelaskan program ini dilakukan sebagai bentuk kecintaan pada perkembangan pendidikan di Kota Pariaman yang mana beberapa tahun belakangan terus berkembang.

“Untuk itu kita berharap seluruh sekolah-sekolah dibawah naungan Pemko Pariaman untuk mendukung pelaksanaan kurikulum pengetahuan kebencanaan dan tetap terus siaga demi keberlanjutan perkembangan pendidikan di Kota Pariaman,” ujar Prof. Dr. Dedi Hermon.

Sementara itu, Kabid. Pendidikan Dasar Disdikpora Kota Pariaman, Yurnal mengungkapkan pihaknya mendukung penuh dan mengapresiasi program pengetahuan tanggap bencana ini.

“Pengetahuan akan bahaya bencana sangat diperlukan dan harus disampaikan kepada para siswa-siswi sekolah agar lebih bisa mengambil tindakan dan apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujar Yurnal.

Karena, menurut Jurnal, pengetahuan ini akan jarang didapatkan mereka di lingkungan tempat tinggal, tugas Pemerintah lah secara bertanggung jawab memberikan edukasi dan pengetahuan tentang kebencanaan melalui kurikulum sekolah.

“Untuk tahap awal, kita akan mulai dulu melalui sekolah SD dan SMP yang ada di sekitar kawasan pesisir pantai Kota Pariaman dalam tahun ajaran ini, hal ini dikarenakan proses belajar mengajar telah dimulai. Nanti juga akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya secara merata,” pungkasnya. (bob/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.