Dispangtan Padang Panjang Belum Temukan Hewan Kurban Terpapar PMK, Pengecekan Rutin Terus Dilakukan

oleh -
Pemeriksaan hewan Kurban di Padang Panjang. [kominfo]

PADANGPANJANG, SuaraRantau.com Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) bersama UPTD Puskeswan belum menemukan adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti hewan kurban di Kota Padang Panjang.

“Kami telah melakukan monitor ini dan pemeriksaan hewan kurban, namun kami belum menemukan adanya hewan kurban yang terjangkit PMK,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan, drh. Wahidin, Jumat (24/6).

Baca Juga: 2.936 Peserta Lulus SBMPTN di Unand, Ini Lima Fakultas yang Paling Banyak Peminat

Dikatakannya, pemeriksaan dan pengecekan hewan kurban sudah menjadi kegiatan rutin setiap menjelang Idul Adha. 

“Kita ada tim yang telah ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan hewan kurban tersebut. Ini untuk kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya

Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan ini pihaknya melakukan dua sistem pemeriksaan hewan kurban, yakni pemeriksaan hewan sebelum dipotong (antemortem) dan pemeriksaan setelah pemotongan (post mortem). 

Baca Juga: Satpol PP Tegur Sejumlah Toko di Padang yang Gunakan Trotoar untuk Pajang Dagangan

“Jadi, sebelum pemotongan betul-betul mengecek kondisi hewan kurban di kandang penampungan apakah layak disembelih atau tidak. Kita pastikan umur calon hewan yang akan dipotong, memenuhi syarat atau cukup umur, dan sekaligus memastikan aman dari PMK,” katanya. 

Selanjutnya kata Wahidin, hasil pemeriksaan itu nantinya hewan tersebut akan diberi penandaan telah diperiksa oleh petugas. Sedangkan untuk pemeriksaan organ dalam dan daging hewan kurban yang telah dipotong, biasanya kita lakukan pemeriksaan di hari H pemotongan hewan kurban.

Baca Juga: Ini Fasilitas Layanan Service dan Spare Parts Honda Wiltop Jambi yang ada di Kabupaten Bungo

Lokasi pemeriksaan antemortem, lanjutnya dilakukan di kandang penampungan yang ada di Kota Padang Panjang, juga yang di luar kota tempat sapi tersebut dibeli pengurus masjid/musala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.