Ditegur DPD Gerindra Sumbar Karena Ikut Rombongan Gubernur ke Jambi, Ini Jawaban Ketua DPRD Padang

oleh -
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang, Syafrial Kani, SH

PADANG, SR–Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang, Syafrial Kani, SH menegaskan, dirinya berkunjung ke Kerinci Provinsi Jambi beberapa waktu lalu, karena bertindak sebagai inisiator pertemuan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansarullah dengan pemilik PT CASSIA COOP, Adrian Akhza.

Menurut Syafrial Kani, SH kunjungan tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan hasil pertanian dan perkebunan di Provinsi Sumbar, agar tembus pasar internasional.

“Kami bertemu langsung dengan pemilik PT CASSIA COOP yang bernama Adrian Akhza yang juga warga Sumbar. Ia berjanji akan datang ke Sumbar dalam waktu dekat untuk mempresentasikan sistem dan cara eksport produk hasil bumi hingga tembus ke pasar internasional,” ucapnya, Kamis, (22/7).

Baca Juga: SDN 33 Kalumbuk Dijadikan Sekolah Filial SMPN 18 Padang

Apa yang diungkapkan Syafrial Kani ini merespon teguran yang diberikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumbar kepada dirinya. Sebelumnya, melalui pemberitaan media, Syafrial Kani mendapat teguran, karena ikut dalam rombongan Gubernur Sumbar ke Kerinci, Jambi, di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, Andre Rosiade dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kunjungan Syafrial Kani itu melanggar Instruksi Nomor 07-023/DPD-GERINDRA/SUMBAR/2021 tentang Larangan ke Luar Daerah atau Kunjungan Kerja (Kunker) selama Masa PPKM Darurat.

Imbas lainnya, jepretan hasil kunjungan tersebut tersebar luas, dan mendapat kritikan dari masyarakat. DPD Gerindra Sumbar di bawah pimpinan Ketua DPD Andre Rosiade dan Sekretaris Evi Yandri Rajo Budiman langsung memberikan teguran keras kepada Syafrial Kani melalui surat bernomor: 03/SP/DPD-GERINDRA/SUMBAR/VII/2021.

Syafrial Kani yang juga Ketua DPRD Padang ini menjelaskan, kunjungan ke Kerinci ini tidak menggunakan APBD Kota Padang. “Kunjungan ini murni bagaimana meningkatkan sektor pertanian di Sumbar. Jadi, saya berangkat tidak atas nama kedewanan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.