Bakar Ban, Ratusan Mahasiswa di Sumbar kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

oleh -67 views
Ratusan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (15/10) dengan membakar ban di tengah Jalan Sudirman. Foto: IST

PADANG, SR–Aksi Tolak UU Cipta Kerja kembali berlanjut di Kota Padang. Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Sumbar di depan Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (15/10).

Aksi mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah organisasi mahasiswa HMI, IMM, PMII, GMNI dan KAMMI ini dimulai sekitar pukul 15.30 WIB hingga sore.

Aksi mahasiswa ini berlangsung di Jalan Sudirman. Dalam aksinya, massa aksi membakar ban bekas di tenagh jalan. Aksi dikawal ketat oleh aparat keamanan dan berlangsung tertib.

Aksi diisi dengan orasi dan pembentangan sejumlah poster berisikan sejumlah tuntutan. Sama dengan tututan sebelumnya, mahasiswa mendesak pemerintah untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang ditetapkan sebelumnya oleh DPR RI, 5 Oktober lalu.

“Kami ingin Gubernur Irwan Prayitno hadir disini. Menyampaikan aspirasi masyarakat ini. Kami menyatakan menolak UU Cipta Kerja,” teriak Koordinator Lapangan dari Organsiasi HMI, Kuya Fikri denga suara lantang.

Menurutnya, dengan penetapan UU Cipta Kerja telah terjadi oligarki di Indonesia. Kekuasaan lebih berpihak pada pengusaha dari pada masyarakat kecil. Pemerintah, katanya lagi, tidak punya hati nurani.

Karena di tengah pandemi Covid-19 saat ini membuat masyarakat susah, dengan memaksakan penetapan UU Cipta Kerja yang merugikan masyarakat. “Ini harus dihentikan,” teriaknya.

Baca Juga: Kampung Tangguh Menjamur di Limapuluh Kota, Angka Positif Covid-19 justru Meningkat

Kepala Kesbangpol Provinsi Sumbar, Nazwir yang datang menemui massa yang melakukan aksi menyampaikan, Gubernur Irwan Prayitno tidak berada di Padang, karena ada keperluan dinas.

Untuk itu Nazwir menyampaikan aspirasi mahasiswa akan ditampung dan akan disampaikan pada pemerintah pusat. Namun tuntutan untuk menghadirkan Gubernur Irwan Prayitno tidak dapat dipenuhi. “Silahkan anak-anak sampaikan aspirasinya, nanti atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, aspirasinya kita sampaikan,”sebut Nazwir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *