DKP Sumbar Tolak Pengajuan Penangkapan Benih Lobster oleh 6 Perusahaan

oleh -61 views
Kepala DKP Provinsi Sumbar, Yosmeri

PADANG, SR–Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumbar menolak enam pengajuan penangkapan benih lobster dari enam perusahaan. Kebijakan menolak pengajuan itu diambil, karena enam perusahaan tersebut tidak memenuhi syarat seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan Perikanan (Permen KP) Nomor 12 Tahun 2020.

“Ya benar, ada enam perusahaan yang mengajukan penangkapan benih lobster sama kita. Tidak kita keluarkan. Karena enam perusahaan ini tidak memenuhi persyaratan Permen KP Nomor 12 Tahun 2020. Di mana berdasarkan aturan tersebut memang dibolehkan ekspor benih lobster, tetapi dengan ketentuan dan ada syaratnya,” tegas Kepala DKP Provinsi Sumbar, Yosmeri, Rabu (25/11).

Syarat untuk ekspor benih lobster berdasarkan Permen KP tersebut, menurut Yosmeri, pihak perusahaan harus menangkap benih lobster di lokasi yang direkomendasikan. Kemudian di lokasi tersebut juga harus ada budidaya benih lobster yang dilakukan. “Berbeda dengan dulu, tidak boleh ditangkap dan dibudidaya, sekarang boleh ditangkap dan dibudidaya,” terangnya.

Setelah adanya budidaya, syarat lainnya, pihak perusahaan juga harus menyisihkan dua persen dari benih lobster yang dibudidaya, untuk dilepasliarkan ke laut. “Khusus di Sumbar, kita tidak menutup peluang bagi perusahaan yang mengajukan penangkapan benih lobster ini. Namun, harus memenuhi syarat Permen KP Nomor 12 Tahun 2020 ini. Di Sumbar, rekomendasi dikeluarkan, setelah diyakini dulu ada nggak benih lobster yang ditangkap itu. Di mana lokasinya, dan siapa yang menangkap,” tegasnya.

Baca Juga: Minim Fasilitas, Kota Solok Tidak Pernah Gelar Event Olahraga Bergengsi

Selain itu, juga benih lobster yang akan ditangkap dan dibudidaya tersebut juga harus didaftarkan secara elektronik (E-Lobster) melalui online. Setelah didaftarkan melalui E-Lobster, diverifikasi oleh pemerintah pusat. “Termasuk juga dalam proses verifikasi tersebut didata orangnya, by name by adrees. Buktikan dulu ada lobster yang ditangkapnya,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *