Dua Kepala Daerah dari PKS Ini Batal Divaksin Covid-19 Perdana, Begini Respon DPRD dan Pengamat

oleh -869 views
Wali Kota Padang, Mahyeldi berikan keterangan pers, usai batal melakukan vaksin Covid-19 tahap pertama, Jumat (15/1) di Puskesmas Padang Pasir Kota Padang.

PADANG, SR–Dua kepala daerah di Provinsi Sumbar yang merupakan Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Wali Kota Padang, Mahyeldi batal menjalani suntik vaksin Covid-19 Sinovac perdana, saat pencanangan vaksinasi Covid-19 di Sumbar dan Kota Padang.

Sebelumnya, Irwan Prayitno batal menjalani suntik vaksin Covid-19 Sinovac pertama kali di Sumbar, Kamis (14/1). Pasalnya setelah dilakukan pengecek kesehatan oleh dokter RSUP M. Djamil Padang, kesehatan dirinya tidak memenuhi syarat untuk divaksin.

Dalam sambutannya, Irwan Prayitno menyatakan sudah siap divaksin. Namun, dibatalkan, karena ada arahan dari dokter untuk menunda penyuntikan. “Tadi malam saya sudah diberitahu oleh Direktur RSUP M. Djamil, bahwa untuk tahap pertama ini, saya belum bisa divaksin. Nanti akan menyusul kemudian,” kata Irwan Prayitno.

Baca Juga: Sudah 10 Tahun Mengabdi untuk Sumbar, Irwan Prayitno Puas, Begini Ungkapan Hatinya

Kemudian, hari ini, Jumat (15/1), tensi yang tinggi mengakibatkan Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansarullah batal melakukan vaksin Covid-19 tahap pertama. Hal ini diketahui setelah dilakukan pengecekan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. Tensi Wali Kota Padang itu mencapai 186/117. Sebelumnya Wali Kota Padang, bersama unsur Forkompimda Kota Padang akan divaksininasi Puskesmas Padang Pasir.

Mahyeldi menyebutkan, ada beberapa persyaratan agar seseorang untuk disuntik vaksin. Tidak semua orang yang ingin bisa divaksin “Tensi saya agak tinggi. Jadi diundur pelaksanaannya, mudah-mudahan ada waktu yang tepat untuk bisa dilaksanakan,” katanya.

Mahyeldi menambahkan, vaksin ini sudah dijamin halal dan keamanannya. “Karena MUI sudah keluar fatwanya dan BPOM sudah keluar izinnya,” ujarnya.

Anggota DPRD Padang dari Fraksi Gerindra Budi Syahrial sangat menyesalkan dua kepala daerah tersebut batal dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac. Menurutnya, Presiden Jokowi telah memberikan contoh dan mau divaksin pertama. “Seharusnya Gubernur Sumbar dan Wali Kota juga harus berikan contoh juga, untuk disuntikan vaksin Sinovac. Saya tidak tahu, apakah memang status kesehatan bersangkutan tidak sehat. Jika tensi tinggi, kan bisa di tunggu sampai kembali normal,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *