Genjot Vaksinasi di Kota Pariaman, Pemko Gandeng Universitas Sumbar dan Polres

oleh -
Vaksinasi di Kota Pariaman, kerjasama Pemko, Universitas Sumbar dan Polres. [humas pariaman]

PARIAMAN, SR – Pemko Pariaman terus genjot vaksinasi mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Kali ini, mengandeng Universitas Sumatera Barat (Unisbar) dan Polres Pariaman.

“Kami akan terus lakukan upaya baik sosialisasi hingga menfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi. Ini dilakukan agar semua masyarakat di Kota Pariaman memenuhi kriteria wajib vaksin,” kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat gebyar vaksinasi di Kampus Universitas Sumbar, Sabtu (9/10).

Dikatakan Genius, hingga saat ini tingkat vaksinasi di Kota Pariaman mencapai 30 persen, artinya masih sangat rendah sekali.

Baca Juga: Buka Pelaksanaan Ujian SKD CPNS Pessel, Sekda Ingatkan Peserta Bersungguh-sungguh Agar Dapat Hasil Terbaik

“Untuk meningkatkan hal itu, Pemko Pariaman memberikan pengertian dan arahan sampai ketingkat desa atau kelurahan bahwa vaksin itu baik meningkatan imunitas tubuh,” ungkapnya.

Selain itu, agar pembelajaran di Kota Pariaman dapat dilakukan secara tatap muka, maka fokus vaksinasi diberikan kepada pelajar berusia 12 tahun keatas.

“Sebelumnya seluruh tenaga pendidik dan ibu hamil di Kota Pariaman juga telah dilakukan vaksinasi, “ tambahnya.

Ia berharap kepada seluruh masyrakat yang telah memenuhi kriteria vaksin untuk bersedia melakukan vaksinasi. Ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan imun tubuh. Namun yang perlu diperhatikan saat vaksin adalah selalu jujur kepada petugas vaksin saat melakukan skrening.

Sementara itu Kapolres Pariaman Denny Rendra Laksmana usai peninjauan gebyar vaksin mengucakapkan terima kasih kepada Pemko Pariaman dan pihak Unisbar yang telah bekerja sama untuk mensukseskan vaksinasi di Kota Pariaman.

“Gebyar vaksin merupakan salah satu langkah yang kita lakukan untuk menarik perhatian masyarakat agar bersedia melakukan vaksinasi. Hari ini kita sudah mendapatkan 1000 orang baik itu pelajar, mahasiswa dan masyarakat untuk dilakukan vaksinasi, artinya mereka sangat antusias melaksanakan vaksin pada kegiatan gebyar vaksin ini,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.