Infrastruktur di Kawasan Warisan Dunia TBO Sawahlunto segera Dibenahi

oleh -
 Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, saat mengunjungi peninggalan TBO Sawahlunto yang menjadi warisan dunia, Rabu (17/7)

SAWAHLUNTO, SR–Setelah ditetapkan peninggalan tambang batubara Ombilin (TBO) Sawahlunto sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, perlu pembenahan sarana dan prasarana infrastruktur penunjang pariwisata, seperti jalan, hotel dan penginapan.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, saat mengunjungi peninggalan TBO Sawahlunto, Rabu (17/7) meminta supaya seluruh pihak mendukung persiapan Kota Sawahlunto menjadi kota tujuan wisata. Caranya, dengan memperbaiki transportasi perjalanan rel kereta api untuk pengangkutan batu bara yang menghubungkan enam kabupaten kota di Sumbar yaitu Kota Padang, Padangpanjang, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Padangpariaman dan Tanah Datar.

Kedatangan Nasrul Abit  beserta rombongan yang didampingi oleh Walikota Sawahlunto, Deri Asta, Wakil Walikota, Zohirin Sayuti dan General Manager PT. BA UPO, Nan Budiman. Nasrul Abit meninjau museum TBO, peninggalan jaman Belanda, yang memamerkan beberapa peralatan yang digunakan untuk menambang sejak ratusan tahun lalu. Selain itu, juga mengunjungi Museum Goedang Ransoem dan menuju ke Kantor Unit Penambangan Ombilin dan memasuki Lubang Tambang Mbah Suro.

Dalam peninjauan sejumlah museum tersebut, Nasrul Abit berharap, dengan adanya warisan budaya dunia di Sawahlunto, bisa mendongkrak pariwisata Sumbar. “Dampaknya tentu sangat besar, bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah Sawahlunto, karena kita jadikan sebagai destinasi baru bagi wisata di Sumatera Barat. Untuk itu kita harus siap menyambut kedatangan para wisatawan baik dari dalam negeri maupun manca negara,” ucapnya.

Nasrul Abit menambahkan, Pemprov Sumbar akan segera mengkoordinasikan rapat pembahasan Badan Pengelola Ombilin dengan PT. Bukit Asam, PT. Kereta Api Indonesia, Pemko Sawahlunto dan enam kabupaten kota lain di Sumbar, yang dilalui jalur rel kereta api pengangkut batu bara ke pelabuhan Teluk Bayur, Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.