Wujudkan Keterbukaan Informasi jadi Literasi, KI Provinsi Jabar Bakal Membentuk FJKIP

oleh -
Rombongan KI Provinsi Sumbar diskusi saat bertemu Ketua KI Jabar dan komisioner saat kunjungan studi tiru ke Provinsi Jabar, Selasa (30/11) di Gedung Sate, Bandung, Provinsi Jabar.

JABAR, SuaraRantau.Com–Peran pers sangat dibutuhkan untuk menjadikan keterbukaan informasi publik yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008, sebagai literasi bagi badan publik dan masyarakat.

Menyadari pentingnya peran pers tersebut, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Ijang Faisal bakal menindaklanjuti pembentukan Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) di daerah tersebut.

Keinginan untuk membentuk FJKIP tersebut setelah mengetahui informasi KI Sumbar berhasil membentuknya terlebih dahulu. Bahkan KI Sumbar menjadi satu-satunya KI di Indonesia yang membentuk dan berkolaborasi dengan FJKIP, dalam menyampaikan pentingnya keterbukaan publik bagi badan publik dan masyarakat.

Baca Juga: Ketua KI Jabar: Keterbukaan Informasi Agar Tidak Salah Sangka Rakyat Terhadap Pemerintah

“Dari kunjungan KI Sumbar bersama organisasi wartawan dan FJKIP ini, saya harus membentuk forum jurnalis juga. Jabar belum terbentuk forum ini. Ini jadi perhatian Jabar, dengan terbentuknya FKJIP di Provinsi Sumbar,” terang Ijang saat menerima kunjungan studi tiru KI Provinsi Sumbar bersama sejumlah organisasi wartawan di Sumbar dan FJKIP Sumbar.

Selain itu, KI Jabar menurut Ijang punya obsesi membuat media online khusus tentang keterbukaan informasi publik. “Media online ini nantinya memuat seluruh informasi tentang keterbukaan informasi publik di Indonesia. Sehingga bisa menjadi media yang memuat perkembangan keterbukaan informasi publik se Indonesia. Mudah-mudahan bisa terwujud tahun 2022 nanti,” harapnya.

“Kita bersama-sama berjuang. KI tidak akan booming kalau tidak didukung oleh pers. Di Jabar bagi badan publik, taglinenya Kalau Bersih Kenapa Risih. Tagline ini mendorong ASN untuk terbuka. Kalau transparan kenapa gemetaran,” tambahnya.

Terkait FJKIP, Ketua KI Provinsi Sumbar, Nofal Wiska menambahkan, lahirnya forum ini merupakan gagasan dari KI Provinsi Sumbar. Tujuan terbentuknya FJKIP ini untuk memperkuat keterbukaan informasi publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.