Jokowi Instruksikan Percepat Pencarian Korban dan Kotak Hitam Sriwijaya SJ182

oleh -39 views
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi keterangan selepas pertemuan dengan Presiden Jokowi, Selasa (12/1). Foto: Muchis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA, SR–Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Selasa (12/1). Budi Karya dipanggil karena Jokowi meminta dirinya melaporkan perkembangan terkini pencarian dan penyelesaian musibah yang menimpa penerbangan Sriwijaya Air SJ182.

Budi Karya, yang kemudian memberi keterangan selepas pertemuan tersebut, menjelaskan, Presiden Jokowi menaruh perhatian besar terhadap isu tersebut. Dirinya juga rutin memberikan laporan terbaru kepada Presiden Jokowi setiap harinya.

“Bapak Presiden begitu concern dengan proses penyelesaian daripada musibah ini. Tercatat lebih dari lima kali Bapak Presiden menelepon saya dan berdiskusi. Saya juga setiap hari dua kali memberikan laporan kepada Bapak Presiden,” ujar Budi Karya di Kantor Presiden, Jakarta.

Baca Juga: Menteri Agama RI: Ikut Vaksinasi Covid-19 Bagian dari Ikhtiar Bersama

Budi Karya melaporkan, bahwa koordinasi dan kolaborasi yang berjalan antara Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (dahulu Basarnas), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan sejumlah pihak lainnya, berlangsung dengan baik.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara memberi sejumlah instruksi kepada dirinya untuk dapat dilaksanakan sesegera mungkin. Pertama, mempercepat proses pencarian korban serta kotak hitam pesawat untuk kepentingan investigasi.

“Insya Allah, apa yang menjadi perintah Pak Presiden akan kami lakukan. Sore nanti saya diminta untuk ke Priok memastikan apa yang diperintahkan dilaksanakan dengan baik,” tuturnya.

Selanjutnya, Presiden Jokowi yang turut berdukacita atas musibah tersebut menekankan kepada Menteri Perhubungan untuk memberikan layanan dan pendampingan kepada para keluarga korban dengan sebaik-baiknya. Kepala Negara juga ingin memastikan bahwa para keluarga korban memperoleh hak-haknya dengan cepat.

Terkait hal tersebut, Budi Karya melaporkan, bahwa pihaknya bersama dengan Sriwijaya Air dan Jasa Raharja telah bertemu para keluarga korban dan akan memberikan pendampingan yang dibutuhkan dan memastikan diperolehnya hak-hak keluarga korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *