Kejar Target 2 Juta Vaksinasi Sehari, Kapolri Minta Forkopimda Sumbar Habiskan Stok Vaksin

oleh -
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo disambut Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat berkunjung ke Padang, Jumat (13/8). Foto: IST

PADANG, SR–Terkait pelaksanaan program vaksinasi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, seluruh elemen di Sumbar harus bersinergi dan berkolaborasi untuk mengejar target Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait vaksinasi 2 juta per hari.

“Untuk mengejar target vaksinasi 2 juta dari Bapak Presiden agar Forkopimda Sumbar berkoordinasi terkait pelaksanaan vaksinasi di lapangan yang dilakukan secara bersama-sama TNI-Polri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Puskesmas, dan relawan,” ujar Listyo Sigit Prabowo, saat berada di Padang, Jumat (13/8).

Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke Padang bersama Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, memimpin rapat penanganan dan pengendalian Covid-19 dengan Forkopimda Sumbar.

Listyo Sigit Prabowo menyampaikan agar Forkopimda Sumbar segera menghabiskan stok vaksin. Serta, lakukan perekrutan elemen masyarakat untuk meningkatkan jumlah vaksinator.

Baca Juga: Kapolri Minta Forkopimda Sumbar Perkuat Mitigasi Covid-19 Sektor Ekonomi Warga

Listyo Sigit Prabowo mengatakan, strategi mitigasi atau pengendalian Covid-19 yang harus diperkuat antara lain, protokol kesehatan yang ketat seperti 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Terakhir, adalah melakukan akselerasi atau percepatan vaksinasi.

Prokes ketat 3M dilakukan dengan penerapan prokes kawasan, edukasi dan ops Yustisi, untuk memastikan kepatuhan terhadap prokes, dan penyekatan untuk mengurangi mobilitas masyarakat.
Penguatan 3T agar dapat bergerak cepat menangani warga yang terpapar virus corona. Selain itu, pada strategi ini, Forkopimda juga diimbau untuk meningkatkan Bed Occupancy Rate (BOR) dan lokasi isolasi terpusat (isoter).

Peningkatan BOR dan lokasi isoter juga harus dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus agar terkendali.

Lebih lanjut, Listyo Sigit Prabowo menekankan untuk Forkopimda melakukan sosialisasi panduan isolasi mandiri (isoman) kepada masyarakat, agar dapat mengurangi fatalitas sebelum mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan.(rel/imk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.