Kekerasan Terjadi Pada Anak Dipicu Beberapa Faktor, Ini Kata Sosiolog

oleh -
Ilustrasi kekerasan. [canva]

PADANG,SuaraRantau.com – Sosiolog Universitas Negeri Padang (UNP), Erianjoni menilai kekerasan yang terjadi belakangan ini kepada anak dibawah umur dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya faktor ekonomi.

“Faktor ekonomi ini dapat menjadi pemicu terjadinya tindak kekerasan kepada anak, sehingga si pelaku tidak segan melakukan perbuatan jahatnya,” bebernya, Kamis (17/11).

Selain tindakan kejahatan pada anak yang dipicu dari faktor ekonomi, tindakan lain yang sering diterima anak dibawah umur yakni eksploitasi, termasuk juga kekerasan seksual.

“Akses informasi dan hiburan secara daring yang mudah didapatkan seseorang juga turut menjadi faktor pemicu tindakan pedofilia,” katanya.

Baca Juga: Tinggi Minat Warga dan Pelajar di Padang Pariaman Ikut Vaksinasi, Audy: Bisa Lampaui Target 2 Ribu Vaksin

Mudahnya dapat akses itu, Imbasnya, masyarakat mencari hiburan yang murah melalui ponsel pintar sehingga berbagai macam hiburan didapatkan termasuk tayangan porno.

Pasca menonton tayangan porno itu, maka muncul hasrat dari pelaku sehingga untuk melampiaskannya kepada anak dibawah umur, apalagi anak yang memasuki usia pra-pubertas.

“Karena keterbatasan ekonomi dan moral yang lemah, mereka melampiaskan hasrat birahi kepada anak dibawah umur. Karena ketidakmampuan membayar PSK yang tentu membutuhkan sejumlah uang dan tentu harus sewa tempat,” jelasnya.

Maka itu, Erianjoni mengimbau orang tua mengontrol dan mengawasi anaknya saat ini. Karena, berbagai usaha dilakoni orang tua dalam pemenuhan ekonomi keluarga apalagi dimasa sulit saat pandemi.

“Awasi anak kita, dan berkomunikasi dengan mereka, meskipun sesibuk apapun kita dalam bekerja mencari nafkah, pengawasan dan perhatian orang tua sangat penting dalam menjaga keluarga,” pungkasnya. [imk]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.