Kepala Dinkes Sumbar: Orang Sehat jangan Buru Masker

oleh -
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumbar, Merry Yuliesday rapat bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, di ruang kerja Wakil Gubernur Sumbar, Selasa (3/3).

PADANG, SR–Mewabahnya virus corona berdampak terhadap kelangkaan masker di Provinsi Sumbar. Di beberapa apotek di Kota Padang terjadi kekosongan sejak seminggu bahkan ada apotek tidak mendapatkan stok dari sebulan yang lalu.

Tidak hanya sulit di dapat, harga masker pun mengalami kenaikan. Merek sensi dari harga Rp80 ribu perbungkus (isi 50) naik menjadi Rp300 ribu. Sedangkan yang merek biasa dari harga 35 ribu naik menjadi Rp185 ribu.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumbar, Merry Yuliesday mengimbau orang sehat jangan ikut-ikutan memburu masker untuk antisipasi virus corona di Sumbar.

Dia menjelaskan, masker seharusnya digunakan oleh orang dengan gangguan pernapasan seperti, demam, batuk dan pilek. “Kami mengimbau bagi yang tidak sakit jangan ikut-ikutan memburu masker. Informasi dan pemahaman ini harus diketahui masyarakat,” ujarnya usai rapat dengan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Selasa, (3/3).

Baca Juga: Dua WNI Positif Terjangkit, Presiden: Pemerintah Serius Tangani Wabah Corona

Soal kelangkaan masker, Merry mengakui memang terjadi kelangkaan pelindung itu di Sumbar. Pemprov Sumbar tidak bisa berbuat banyak karena tidak memiliki pabrik masker yang bisa menutupi kekurangan stok tersebut.
Merry menjelaskan, pihaknya sudah mencoba menanyakan langsung ke tingkat distributor. Saat ini pabrik memang tidak produksi karena ada kelangkaan bahan baku.

“Mau gimana lagi masker memang tidak ada, kita tidak punya pabrik. Makanya kita minta masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan diri. Kalau sakit segera periksa ke rumah sakit,” pintanya.

Dia berharap kelangkaan masker tidak berlangsung lama sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa membeli kembali di apotek dan toko di Sumbar. “Mudah-mudahan seminggu dua minggu ini sudah ada bahan baku dan bisa produksi seperti biasa,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.