Ketua DPD RI Sorot Pembebasan Lahan Tol Padang-Pekanbaru yang Masih Terkendala

oleh -
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat menerima kunjungan Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti dan sejumlah Anggota Komite DPD RI di Padang, Jumat (26/11).

PADANG, SuaraRantau.Com–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan, program pembangunan yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk kebaikan masyarakat. Karena itu harus menguntungkan semua pihak.

Termasuk pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru. “Jalan tol ini kita bangun, siapapun tidak boleh rugi. Semua harus mendapatkan manfaat. Kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI memberikan penguatan bagi kita di Sumbar,” kata Mahyeldi Ansharullah, saat menerima kunjungan Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti dan sejumlah Anggota Komite DPD RI di Padang, Jumat (26/11).

Mahyeldi Ansharullah mengatakan, pembangunan jalan tol melibatkan banyak pihak dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Pemprov Sumbar bertugas untuk sosialisasi program kepada masyarakat. “Tugas ini sudah kita laksanakan bersama bupati dan wali kota sepanjang jalur yang akan dilewati oleh tol,” ujarnya.

Baca Juga: Sumbar Provinsi Nomor 3 Terbawah Miliki Jamban, Wagub: Peningkatan Akses Sanitasi Harus jadi Prioritas

Setelah sosialiasasi, Kementerian PU PR menetapkan trasenya kemudian ditetapkan penentuan lokasi (penlok). Setelah itu baru BPN melakukan pembebasan lahan. Mahyeldi Ansharullah menegaskan untuk pembangunan tol ini, tidak ada masyarakat yang tidak setuju karena sudah ganti untung.

Sementara itu Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti dan anggota komite yang datang menyorot tentang pembebasan lahan tol Padang-Pekanbaru yang masih terkendala. Persoalan tanah adalah persoalan vital dalam pembangunan. Karena itu harus segera diselesaikan.

Selain itu konstruksi tol juga harus diperhatikan agar tidak cepat rusak. Konstruksi benar-benar harus memperhatikan kondisi tanah terutama yang labil seperti rawa.

Manfaat jalan tol juga harus bisa dirasakan oleh masyarakat dan usaha yang sebelumnya sudah ada. Jangan sampai mematikan UMKM sepanjang ruas jalan.

Direktur Proyek Jalan Tol Padang Pekanbaru PT Hutama Karya, Marthen Robert Singal mengatakan, pembebasan lahan merupakan domain dari BPN karena itu pihaknya tidak bisa mengelaborasi lebih jauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.