Ketua DPRD Sumbar: Balai Besar BNPB Regional Sumatera Hadir di Padang, Penanganan Bencana Jangan Lelet

oleh -
Wagub Sumbar, Audy Joinaldy bersama Ketua DPRD Sumbar, Supardi, Kalaksa BPBD Sumbar, Jumaidi rapat koordinasi dengan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Zahermann Muhabezi, Kamis (13/1) di Ruang Rapat Kerja Wagub Sumbar.

PADANG, SuaraRantau.Com–Dengan hadirnya Balai Besar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Regional Sumatera di Kota Padang, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi mengingatkan, agar BPBD Provinsi Sumbar menyiapkan segala sesuatu terkait penanggulangan bencana.

“Pemerintah pusat menjadikan Sumbar sebagai lokasi Balai Besar BNPB Regional Sumatera, tentu pertimbangannya tidak sembarangan. Perhatian terhadap kebencanaan juga perlu disiapkan,” tegas Supardi saat rapat koordinasi dengan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Zahermann Muhabezi, Kamis (13/1) di Ruang Rapat Kerja Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar.

Supardi menambahkan, dengan kehadirkan balai besar ini, Sumbar akan dikunjungi provinsi lain. Perlu mapping wilayah sehingga ada pemetaan bencana. Setiap bencana bisa dilihat berapa korban dan kerugian dengan hitungan jam per hari.

Baca Juga: Balai Besar BNPB Regional Sumatera Diresmikan Februari 2022, Wagub Sumbar Minta Proses Hibah Lahan Dipercepat

“Ancaman bencana di Sumbar itu tidak hanya gempa tektonik dan vulkanik. Juga ada longsor, banjir dan lainnya. Jangan sampai ada balai besar tapi penanganan bencana kita lelet,” kata Kader Partai Gerindra ini.

“Kita masih kewalahan dalam mengatasi bencana. Kita tidak tahu apa yang dibutuhkan untuk penanganan bencana. Jadi Sumbar harus siap dalam penanggulangan bencana,” tegasnya lagi.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Zahermann Muhabezi mengatakan, gagasan didirikannya Balai Besar BNPB Regional Sumatera ini muncul saat BNPB dipimpin oleh Doni Monardo. Pertimbangannya saat itu, bencana silih berganti dari Sabang sampai Merauke, dengan jarak yang sangat jauh.

Salah satu kendala saat penanggulangan bencana yakni, melakukan suplay logistik dan peralatan ke daerah bencana. “Kesulitannnya jika mendatangkan logistik dan peralatan dari BNPB ke daerah lokasi bencana yang menempuh jarak cukup jauh,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.