Kolaborasi NDC Unand Berdayakan Masyarakat Nagari Sungai Pinang Melalui Usaha Wisata

oleh -
Tim Pengabdian Masyarakat Nagari Development Center Universitas Andalas (NDC Unand) dan berbagai pihak dalam Rembuk Kampung di Nagari Sungai Pinang.

PESSEL, SR–Sungai Pinang, salah satu nagari di Kawasan Wisata Bahari Nasional Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus berbenah dalam upaya menumbuhkan usaha pariwisata. Dengan tumbuhnya usaha pariwisata di nagari tersebut diharapkan dapat mendongkrak peningkatan usaha ekonomi masyarakat.

Wali Nagari Sungai Pinang, Darmen S.Pd mengatakan, pariwisata salah satu usaha alternatif pendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Mengingat Nagari Mandeh memiliki potensi peluang usaha bidang ini.

Nagari Sungai Pinang memiliki panorama indah yang menjadi daya pemikat pengunjung wisata ke Kawasan Mandeh. Selain memiliki pantai yang indah dengan pasir putih dan air yang jernih, juga memiliki terumbu karang yang bagus serta kawasan wisata pulau yang cantik.

Sayangnya kawasan ini belum terkelola secara baik dan terencana. Apalagi kawasan wisata yang berwawasan lingkungan. Untuk itulah pemerintah nagari menjalin kerjasama dengan Universitas Andalas (Unand) di bawah koordinasi Nagari Developmen Center (NDC) Unand.

Tim Pengabdi dari Unand yang terlibat, yakni, Wahyu Pramono dan Indraddin (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), serta Faidil Tanjung (Fakultas Pertanian).

Wahyu Pramono mengungkapkan, saat ini sedang dilakukan kegiatan peningkatan kemampuan masyarakat dan pengelola usaha pariwisata di Nagari Sungai Pinang.

Selama ini pengelolaan pariwisata di Nagari Sungai Pinang dilakukan sesuai kemauan dan kemampuan pengelola usaha pariwisata saja. “Sehingga tata kelola lokasi pariwisata belum memperhatikan aspek lingkungan dan tata ruang,” ungkap Wahyu Pramono.

Baca Juga: Astra Group Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Padang Terdampak Covid-19

Kalau hal itu dibiarkan tentu keindahan dan kenyamanan yang menjadi daya tarik suatu destinasi pariwista lambat laun akan hilang. Menyadari hal demikian, pemerintah nagari menyusun langkah-langkah pembenahan pengelolan pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.