Kontraktor Lokal Vendor PT Semen Padang Keluhkan Kebijakan Sistem Tender

oleh -
Forum Komunikasi Kontraktor Vendor dan Suplier Lokal PT. Semen Padang mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Padang, Senin (2/11). Kedatangan rombongan ini, disambut oleh Ketua DPRD Kota Padang Syahrial Kani.

PADANG, SR–Forum Komunikasi Kontraktor Vendor dan Suplier Lokal PT. Semen Padang mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Padang, Senin (2/11). Kedatangan rombongan ini, disambut oleh Ketua DPRD Kota Padang Syahrial Kani.

Forum ini mengadukan tentang posisi mereka yang kian terjepit mendapatkan proyek pekerjaan di PT. Semen Padang. Ketua Forum Komunikasi Kontraktor Vendor dan Suplier Lokal PT. Semen Padang Dani Faizal menjelaskan, sejak PT. Semen Padang diambilalih PT Semen Indonesia, kontraktor lokal yang mendapat proyek dari PT. Semen Padang, saat ini dirugikan dengan dilaksanakannya sistem tender.

Baca Juga: Instruksi Jokowi: Percepat Realisasi Belanja Anggaran Kuartal Keempat 2020

“Sejak dikuasai oleh Semen Indonesia, pekerjaan rutin yang selalu dikerjakan oleh kontraktor lokal, pada saat ini ditenderkan. Tentu, ini sangat merugikan kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dani Faizal menjelaskan juga, pada saat ini kontraktor lokal telah melayangkan surat kepada PT Semen Indonesia. Tetapi surat yang telah dilayangkan tidak di gubris oleh PT Semen Indonesia.

“Vendor lokal, Igasar, Yasiga, Basoka, terdampak dari keputusan PT Semen Indonesia. Alhasil, kami memasang spanduk penolakan di gerbang PT. Semen Padang. Selain itu, perjanjian dengan masyarakat Lubuk Kilangan yang telah dibuat tentang pemakaian bahan dari daerah kami, bisa kami putus,” ucapnya.

Ketua DPRD Kota Padang Syahrial Kani menyampaikan akan membicarakan dengan Anggota DPRD, untuk di cari jalan penyelesaiannya. “Jika permasalahan seperti ini, seharusnya kearifan lokal harus di perhatikan oleh PT. Semen Indonesia. Kita akan menyembatani permasalahan ini dengan Semen Indonesia. Semoga dapat di carikan jalan terbaiknya,” tutupnya.(ktk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.