Layanan Kesehatan di DTPK dan DBK Mesti Diperkuat

oleh -
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit membuka Kongres Nasional (KONAS) Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok (THT) Bedah Kepala dan Leher Indonesia (PERHATI-KL) ke-XVIII, di Hotel Grand Inna Padang, Kamis (24/10).

PADANG, SR–Pembangunan kesehatan dan pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Di bidang kesehatan tantangan pembangunan yang dihadapi antara lain, adanya kesehatan dalam derajat kesehatan masyarakat dan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu (antar wilayah, kelompok masyarakat dan tingkat sosial ekonomi).

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dalam pembukaan Kongres Nasional (KONAS) Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok (THT) Bedah Kepala dan Leher Indonesia (PERHATI-KL) ke-XVIII di Hotel Grand Inna Padang, Kamis (24/10).

Menurut Nasrul Abit, untuk membangun kesehatan di Sumbar perlu dilakukan akslerasi dalam peningkatan kualitas SDM. Terutama dalam mendukung penguatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan Kepulauan (DTPK) dan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK).

“Melalui KONAS ke XVIII ini, saya berharap PERHATI-KL dapat benar-benar dirasa manfaat keberadaannya oleh anggota dan masyarakat dengan berkontribusi nyata untuk dunia kesehatan di Sumbar,” ucap Nasrul Abit.

Salah satu kasus kesehatan ditengah masyarakat, yakni kasus penyakit kanker yang berhubungan dengan THT, Kepala dan Leher (kanker Nasofaring). Di Indonesia prevalensinya masih 6,2 per 100.000 jumlah penduduk.

Dibandingkan dengan kanker lainnya, masyarakat masih sulit mengenal dan minimnya informasi mengakibatkan pasien terlambat memeriksakan diri ke dokter. Sehingga, pasien datang terlambat dengan kondisi sudah pada stadium lanjut. “Untuk itu perlu sosialisasi pada masyarakat terhadap penyakit ini, sehingga banyak masyarakat terbantu dengan mengetahui gejala penyakit tersebut,” kata Wagub Sumbar.

Ketua PERHATI-KL Indonesia dr. Soekirman Soekin, SpTHT-KL (K) mengatakan, bahwa dengan kongres nasional ini diharapkan dapat membantu peningkatan kompetensi dokter-dokter THT di seluruh Indonesia. Ataupun ajang pembuktian dokter-dokter THT yang punya kemampuan sebagai pembicara atau pembimbing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.