Lomba Solo Song Religi dan Tahfidz Terjemah Tingkat MI se-Kota Padang Meriahkan HAB ke-76 Kemenag

oleh -
Kamenag diwakili oleh Hendri Yazid yang juga Ketua HAB ke-76, saat pembukaan Solo Song dan Tahfidz Terjemah antar MI se-Kota Padang

PADANG, SuaraRantau.Com–Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam Bahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kota Padang bersama Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) Kota Padang mengadakan acara lomba Solo Song Religi dan Tahfidz Terjemah Tingkat MI se Kota Padang, Sabtu (27/11) di MIN 3 Kota Padang.

Kegiatan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-76 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) itu dibuka oleh Kepala Kemenag Kota Padang, yang diwakili Ketua Panitia HAB ke-76 H.Hendri Yazid S.PdI,MM Dt Rajo Diguci.

Baca Juga: UMKM Naik Kelas, Puluhan Pelaku UMKM Diberikan Pelatihan Pemasaran Digital

Ketua Panitia, Rusydi, S.Pdi mengatakan, lomba Solo Song Religi dan Tahfidz Terjemah Tingkat MI se-Kota Padang dikuti oleh seluruh MI negeri maupun swasta. Jumlah pesertanya mencapai 60 siswa-siswi.

“Kegiatan perdana kita laksanakan dengan jumlah peserta lomba Solo Song Religi, 15 putra, kemudian 15 putri dan Tahfidz Terjemah 15 putra dan15 putri. Setiap madrasah mengutus empat orang,” terangnya.

Tujuan acara ini untuk mengaplikasikan pengetahuan kalender pendidikan K13 bidang studi Al Quran dan Hadist.

“Jadi kita meninjau bagaimana anak didik kita memahami materi yang telah diajarkan,” terangnya.
Kegiatan berlangsung selama satu hari. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ucapnya.

Ketua K3MI, H. Yakub, S.Pdi mengatakan, perlombaan Solo Song Religi dan Tahfidz Terjemah menyemarakan HAB ke-76 Kemenag RI.

“Kami sebagai Ketua K3MI Kota Padang cukup berbanga sekali bahwa ada dukungan penuh dari Bapak Kemenag, Bapak Ibu Pengawas untuk acara ini. Dengan adanya dukungan ini, guru–guru dan siswa ikut semangat dan kerja keras dalam melaksanakan mengikuti acara lomba ini,” ungkapnya.

“Kita sengaja melihat bagaimana perkembangan anak kita. Apalagi sekarang masih pandemi dan pembelajaran terbatas. Tapi anak kita yang ikut lomba bersemangat dan bergairah untuk latihan. Harapan kita akan melahirkan Tahfidz Terjemah yang juga menghafal ayat dan arti serta makna,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.