Memasyarakatkan Gemar Bersedekah, KMB Intens Gelar Aksi Sosial

oleh -
Ketua Umum KMB, Syahreza Sabri. Foto: IST

PADANG, SR–Terbentuk pada 10 Oktober 2010 lalu, Komunitas Mari Bersedekah (KMB) hingga saat ini komit dan intens melakukan kegiatan-kegiatan sosial sesuai visi dan misinya, menjadi komunitas sosial yang mengajak masyarakat untuk peduli dengan anak yatim dan kaum dhuafa.

Ketua Umum KMB, Syahreza Sabri mengungkapkan, bahwa loyalitas para anggota lah yang membuat komunitas ini tetap eksis sampai saat sekarang. “Kami melakukan aksi-aksi sosial yang sesuai dengan visi dan misi Kami, yaitu menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa. Seperti yang akan Kami lakukan besok ini, Kami akan mengunjungi salah satu satu panti asuhan, Panti Asuhan Annisa di Kota Padang, untuk menyalurkan donasi dan acara makan bersama anak panti,” terang Reza.

Disebutkan Reza, komunitas ini memiliki anggota yang berasal dari latar-belakang beragam. Ada karyawan, pelaku usaha, mahasiswa, dokter, akademisi, ibu rumah tangga, dan lainnya. “Komunitas bersifat fleksibel dalam menerima anggota. Untuk bergabung dalam komunitas ini bahkan sangat mudah. Bisa hadir langsung saat kunjungan panti yang Kami lakukan, atau mendaftar langsung ke sekretariat Kami,” jelas Reza.

Dikatakan, bagi yang berminat untuk menciptakan amal jariyah melalui kegiatan sosial yang dilakukan KMB, bisa juga menghubungi anggota Humas KMB melalui nomor WA 081363182978 (CP: Fitria). “Dalam kegiatan kunjungan ke panti asuhan, kita tidak sekedar menggelar acara makan bersama, tapi lebih kepada membangun ikatan emosional dan sosial antara anggota dengan anak-anak yatim tersebut, agar tercipta kebiasaan kepedulian dengan anak-anak yatim ini,” tambah Reza.

Hal tersebut, menurut dia, didasarkan kepada hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya. (Hadits Shahih Riwayat al-Bukhari no. 4998 dan 5659).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.