Mendagri Tegur Keras 19 Kepala Daerah Terkait Anggaran Covid-19, Termasuk Sumbar

oleh -
Mendagri Tito Karnavian. IG Kemendagri

PADANG, SR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan teguran keras kepada 19 kepala daerah di Indonesia. Termasuk di antara 19 kepala daerah itu, teguran juga diberikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar).

Teguran itu diberikan bagi kepala daerah yang belum merealisasikan anggaran Covid-19. Mulai belanja peralatan penanganan Covid-19, hingga insentif tenaga kesehatan.

Baca juga: Sebanyak 198.355 Orang Ditindak Langgar Prokes

Hal itu disampaikannya, Tito Karnavian dalam konfrensi pers virtual di Youtube, Sabtu (17/7).

Tito Karnavian mengatakan, berdasarkan penyisiran beberapa kali dengan kepala daerah, pihaknya menemukan belanja anggaran untuk peralatan penanganan Covid-19 dan intensif untuk tenaga medis masih belum banyak berubah.

“Oleh karena itu kami sampaikan teguran tertulis. Langkah ini, mohon maaf, cukup keras karena jarang kami keluarkan kepada 19 provinsi, dengan data-data yang kita miliki, data kuat,” tegasnya.

Tito Karnavian menyebutkan, sebenarnya 19 pemerintah daerah itu memiliki uang. Namun belum direalisasikan untuk kegiatan mengatasi Covid-19. Termasuk insentif untuk tenaga kesehatan pun belum direalisasikan.

“Silakan sampaikan ke publik supaya kepala daerah dapat memahami. Karena bisa jadi kepala daerah tidak tahu. Sebab yang tahu biasanya Bappeda dan Badan Keuangan. Kepala daerah kadang tidak tahu posisi saldonya seperti apa. Ini kami keluarkan surat resmi (teguran keras),” pungkasnya.

Berdasarkan data dari Kemendagri, teguran tertulis yang keras itu disampaikan kepada 19 kepala daerah sebagai berikut:

1. Provinsi Aceh

2. Provinsi Sumatera Barat

3. Provinsi Kepulauan Riau

4. Provinsi Sumatera Selatan

5. Provinsi Bengkulu

6. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

7. Provinsi Jawa Barat

8. Prpvinsi DI Yogyakarta

9.  Provinsi Bali

10. Provinsi Nusa Tenggara Barat

11. Provinsi Kalimantan Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.