Penambahan Positif Covid-19 di Sumbar Capai 340 Orang, di Padang Semakin Gawat

oleh -215 views
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal. Foto: IST

PADANG, SR–Penambahan angka positif Covid-19 di Provinsi Sumbar makin hari makin mengerikan. Kamis (15/10), sebanyak 340 orang positif Covid-19. Dengan angka penambahan yang cukup besar tersebut, maka totalnya telah 9.747 orang masyarakat Sumbar terinfeksi virus corona ini.

Kepala Dinas Kominfo Provin Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengungkapkan, dengan angka penambahan yang cukup besar tersebut, tidak sebanding dengan jumlah pasien yang sembuh yang bertambah 131 orang. Sehingga total yang sembuh mencapai 5.353 orang.

Jasman juga mencatat, terdapat penambahan jumlah korban Covid-19 yang meninggal tiga orang. Sehingga total yang meninggal sebanyak 188 orang. Penambahan 340 orang positif Covid-19 tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan 3.088 sample swab yang diperikan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, di bawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

Baca Juga: Kawasan Tarandam Kota Padang Membara, Rumah Warga Dilalap Api

Masyarakat Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 340 orang tersebut, rinciannya, di Kota Padang sebanyak 255 orang, Kota Solok (tiga orang), Kota Bukittinggi (dua orang), Kota Payakumbuh (15 orang), Kota Pariaman (satu orang).

Selain itu, di Kabupaten Padangpariaman (tiga orang), Kabupaten Pesisir Selatan (satu orang), Kabupaten Agam (12 orang), Kabupaten Sijunjung (33 orang), Kabupaten Tanah Datar (dua orang), Kabupaten Solok (tiga orang), Kabupaten Pasaman (enam orang), Kabupaten Dharmasraya (satu orang), Kabupaten Limapuluh Kota (dua orang), Kabupaten Pasaman Barat (satu orang).

Sementara, pasien yang meninggal dunia sebanyak orang, rinciannya, Kota Bukittinggi (satu orang), Kota Padang (satu orang) dan Kabupaten Padangpariaman (satu orang). Untuk kasus suspek, totalnya 480 orang, dirawat sebanyak 152 orang dan isolasi mandiri sebanyak 328 orang.(imk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *