Menhub Minta Jembatan Rel Kereta Api Peninggalan Belanda di Sumbar Direvitalisasi

oleh -
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meninjau salah satu jembatan rel KA peninggalan Belanda di kawasan Banuaran Kota Padang.

PADANG, SR–Banyaknya jembatan rel kereta api (KA) peninggalan Belanda yang tidak berfungsi karena mengalami kerusakan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendapat perhatian Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi.

Saat kunjungannya ke Provinsi Sumbar, Sabtu (20/11), Budi Karya didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Heri Nofiardi meninjau salah satu jembatan rel KA peninggalan Belanda di kawasan Banuaran Kota Padang.

Dalam peninjauannya, Budi Karya bahkan berjalan di atas jembatan rel KA tersebut. Budi Karya ingin, agar jembatan hasil pembangunan di zaman Belanda tersebut, dilakukan revitalisasi dengan memperkuat pondasi dan tetap mempertahankan bentuk aslinya sebagai salah satu heritage peninggalan Belanda.

Baca Juga: Bandara Rokot di Mentawai Ditargetkan Selesai Agustus 2022, Jokowi Direncanakan Meresmikan

Bahkan, Budi Karya meminta revitalisasi dilakukan terhadap seluruh jembatan rel KA di Sumbar. “Pak Menteri Perhubungan meminta datanya, agar seluruh jembatan rel KA di Sumbar direvitalisasi. Kita sudah berikan datanya. Bahkan dirinya minta difoto bersama data, sebagai bukti agar Dirjend Perkeretapian segera menindaklanjuti,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Heri Nofiardi, Senin (22/11).

Heri mengungkapkan, selama kunjungan kerja (kunker) ke Sumbar, Menhub berpesan agar, semua hasil pembangunan infrastruktur perhubungan yang dilaksanakan harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal ini menurutnya sesuai dengan pesan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Termasuk juga pembangunan jembatan rel KA. Jangan hanya dibongkar lalu dibangun yang baru. Padahal jembatan rel KA tersebut bangunannya bernilai sejarah. Cukup diperbaiki melalui revitalisasi, sehingga bisa dimanfaatkan tanpa meninggalkan nilai-nilainya sebagai heritage peninggalan zaman Belanda.

“Kata Pak Menteri Perhubungan, hasil pembangunan itu harus ngetes. Artinya, infrastruktur dibangun jangan sampai tidak dimanfaatkan,” ungkap Heri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.