Merusak Lingkungan, Pemprov Sumbar Tindak Tegas Tambang Ilegal

oleh -
oleh
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat pembahasan penanganan dan penertiban aktivitas pertambangan di lokasi ruas jalan Lubuk Selasih - Surian diruang rapat Istana Gubernur, Minggu (30/5).

PADANG, SR – Pemeritah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) tidak akan main-main terhadap oknum yang melakukan aktivitas penambangan tanpa izin atau ilegal. Apalagi aktivitas ini berdampak kepada kerusakan lingkungan.

“Kita telah lihat akibat dari aktivitas penambangan ilegal ini sangat berdampak bagi kerusakan lingkungan yang berakibat kepada bencana alam,” ujar Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Minggu (30/5) saat rapat pembahasan penanganan dan penertiban aktivitas pertambangan di lokasi ruas jalan Lubuk Selasih – Surian diruang rapat Istana Gubernur.

Dikatakan Mahyeldi, bagi instansi terkait agar dapat mengevaluasi izin terkait dengan pertambangan galian C dan maupun tambang emas pada sejumlah lokasi terkhusus sepanjang jalan nasional Padang-Kerinci di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok karena diduga memberikan andil besar kerusakan jalan tersebut.

“Kita minta evaluasi semua izin pertambangan. Jangan sampai ada dampak yang semakin luas yang dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya kata Mahyeldi, pihaknya juga pernah melarang dan mencabut izin dari penambang di berbagai lokasi yang rawan penambangan ilegal.

“Untuk itu saat inisegera lakukan eksekusi, tidak ada lagi rapat terkait penambangan. Karena sudah banyak merugikan masyarakat apabila sudah terjadi bencana alam. Tidak ada toleransi bagi penambang ilegal karena lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya,” pungkasnya. (bob)

No More Posts Available.

No more pages to load.