Ngeri, Bus Trans Padang Vs KA Minangkabau Ekspress, Sopir dan Kondektur Luka Parah

oleh -
Kecelakaan naas di Kota Padang. Rabu (13/1) sekitar pukul 11.130 WIB terjadi tabrakan antara KA Minangkabau Ekspress dengan Bus Trans Padang, di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di kawasan Anak Air, Lubuk Buaya, Kota Padang

PADANG, SR–Kecelakaan naas terjadi di Kota Padang. Rabu (13/1) sekitar pukul 11.130 WIB terjadi tabrakan antara kereta api (KA) Minangkabau Ekspress dengan Bus Trans Padang, di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di kawasan Anak Air, Lubuk Buaya, Kota Padang.

Suara yang begitu keras akibat benturan KA dengan bus berwarna biru itu, sontak mengejutkan warga di sekitar perlintasan. Akibat kecelakaan tersebut, bangunan warung kopi yang berada di samping rel KA ringsek akibat hempasan badan Bus Trans Padang yang mendemper KA.

Akibat kecelakaan tersebut, sopir Bus Trans Padang beserta kondekturnya luka parah dan dilarikan ke Puskesmas Lubuk Buaya, Padang. Kepala Puskesmas Lubuk Buaya, dr Sari Ramadhani menjelaskan, dua korban akibat kecelakaan KA dengan bus Trans Padang.

Baca Juga: Jadi Orang Pertama di Sumbar Divaksin Covid-19, Ini Jawaban Gubernur Sumbar

Kondektur Bus Trans Padang, Frengki Julianto Manik (28) langsung kami rujuk ke RSUP M Djamil Padang karena mengalami cidera kepala berat. Sedangkan sopir Bus Trans Padang Romadhany (40) warga Lubuk Begalung, Padang, akan di rontgen ke RS. Bhayangkara Padang, karena berpeluang tulang belikat sebelah kiri, sepertinya patah. “Karena itu, di rontgen dahulu, tapi kondisinya baik-baik saja,” jelasnya.

Ari salah seorang warga menjelaskan, Bus Trans Padang didemper KA di saat tidak ada penumpang. Saat itu, Bus Trans Padang baru keluar dari jalan di depan Terminal Anak Air, melewati perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

“Kami memberikan isyarat peringatan, tetapi sopir seakan tidak mengerti peringatan yang diberikan. Akhirnya, kecelakaan itu terjadi. KA Minangkabau Ekpress yang melintas langsung menghantam Trans Padang,” jelasnya.

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Ujang Rusen Permana, menjelaskan, akibat kecelakaan tersebut, saat ini KA. Minangkabau Ekspres masih tertahan di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Km 21+ 00, antara Stasiun Tabing dan Stasiun Duku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.