ODP Capai 1.486, Gubernur: Sumbar Belum Ada Positif Corona

oleh -
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur, Nasrul Abit, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Merry Yulisday, Ketua Gugus Percepatan Penanganan Virus Corona Tingkat Provinsi Sumbar, Erman Rahman, Direktur RSUP M Djamil Padang, Dr. Yusirwan, Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal menggelar jumpa pers, Rabu (18/3) di Rumah Dinas Gubernur.

PADANG, SR–Hingga Rabu (18/3) pukul 16.00 WIB, belum ada yang positif virus corona (covid-19) di Provinsi Sumbar. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Rabu sore (18/3) di Rumah Dinas Gubernur Sumbar.

Data tersebut diungkapkan Irwan, berdasarkan hasil laporan perkembangan covid-19 dari RSUP M Djamil, Padang. Termasuk juga hasil penelitian sampel pasien suspect corona yang telah keluar dari Laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Empat hasil penelitian laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan dinyatakan negative. Termasuk salah satu pasien yang meninggal asal Kabupaten Pesisir Selatan, usai melaksanakan umroh. Hasilnya negative juga, Tiga pasien yang negative, Insya Allah, sore ini dipulangkan dari RSUP M Djamil untuk rawat jalan saja lagi,” ujar Irwan saat jumpa pers dengan media, Rabu (18/3).

Hadir saat jumpa pers tersebut, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Merry Yulisday, Ketua Gugus Percepatan Penanganan Virus Corona Tingkat Provinsi Sumbar, Erman Rahman, Direktur RSUP M Djamil Padang, Dr. Yusirwan, Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal.

Baca Juga: Nasrul Abit Minta Air Asia Hentikan Rute Malaysia-Padang

Irwan juga mengungkapkan, saat ini masih ada 11 pasien yang diisolasi di RSUP M Djamil Padang. Di mana, kemarin, ada masuk pasien dari Pariaman dan beberapa daerah lainnya. Dari pasien yang masuk tersebut kemudian dilakukan pemilahan, ada dua yang masuk isolasi, sedangkan yang delapan pasien sudah pulang dan masuk daftar orang dalam pantauan (ODP).

“Dari 11 yang diisolasi sekarang, menunggu hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan. Termasuk yang meninggal penumpang maskapai penerbangan Air Asia, beberapa waktu lalu. Jadi kita masih menunggu sampel hasil pemeriksaan dari laboratorium pusat, untuk mendiagnosa hasilnya,” ujar Irwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.