Padang Masih PPKM Level 4, Pemko Nekad Lanjutkan Pembelajaran Tatap Muka

oleh -
Pelajar di Sumbar saat melakukan vaksinasi. [ist]
Pelajar di Sumbar saat melakukan vaksinasi. [ist]

PADANG, SR–Pembelajaran tatap muka mulai diberlakukan Pemko Padang, Senin (4/10). Padahal, Kota Padang masih menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.

Pj Sekda Kota Padang Arfian menjelaskan, proses pembelajaran tatap muka di Kota Padang akan terus dilanjutkan, walau PPKM Level 4 diberlakukan di Kota Padang.

“Ini menjadi dilema bagi kita. Sudah 1,5 tahun anak belajar secara daring. Oleh karena itu, sudah banyak desakan agar pembelajaran tatap muka kembali dilakukan. Kita meminta Dinas Pendidikan agar mengawasi protokol kesehatan (prokes) dengan ketat di sekolah. Kita berdoa semoga pembelajaran tatap muka yang dijalankan tidak mempunyai kendala,” ucapnya. Senin (4/10).

Baca Juga: Menteri Desa PDTT Minta 10 Ribu Pegawainya jadi Contoh Penerapan Prokes dan Vaksin Covid-19

Arfian menjelaskan, dalam penerapan pemberlakukan tatap muka di sekolah dibagi dua shift. “Dalam implementasinya, kita memberlakukan tiga hari belajar di sekolah (luring) dan tiga hari belajar secara daring,” tambahnya.

Wali Kota Padang Hendri Septa melalui Juru Bicaranya, Amrizal Rengganis mengatakan, pembelajaran tatap muka tetap berlanjut, dengan tetap menjaga prokes.  Pembelajaran tatap muka dilaksanakan juga karena saat ini vaksinasi di Kota Padang sudah melebihi syarat minimal 37 persen, yakni mencapai 39 persen saat ini.

Sebelumnya pemerintah menyampaikan kebijakan memperpanjang masa PPKM Level 4 di sejumlah wilayah Indonesia. Termasuk Kota Padang. Perpanjangan masa PPKM Level 4 ini berlaku selama dua pekan, mulai tanggal 5 sampai 18 Oktober 2021 mendatang.

Perpanjangan PPKM luar Jawa diusulkan untuk dua minggu ke depan dengan cakupan enam kabupaten/kota yang sebelumnya ada 10 kabupaten kota. “Yaitu salah satu targetnya masih belum tercapai atau testingnya masih relatif terbatas atau ada kenaikkan sedikit positifity rate, walaupun level tersebut sudah lebih rendah dari level yang ada,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Penanganan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Senin (4/10).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.